Surabaya, Bhirawa – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja berbuah penghargaan. Sidoarjo meraih peringkat pertama Jamsostek Award Provinsi Jawa Timur 2026 kategori Pemerintah Kabupaten/Kota.
Penghargaan tersebut diserahkan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono kepada Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn., dalam acara penganugerahan di Ballroom Vasa Hotel Surabaya, Rabu (16/9/2026). Bupati didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo, Arie Fianto Syofian.
Dalam kategori tersebut, Sidoarjo menempati posisi teratas, disusul Kabupaten Bojonegoro di peringkat kedua dan Kabupaten Mojokerto di posisi ketiga. Penilaian Jamsostek Award 2026 mengacu pada capaian dan kinerja pemerintah daerah sepanjang 2025 dalam mendukung implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Penghargaan ini sekaligus menjadi pengakuan atas upaya Pemkab Sidoarjo memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja sektor informal dan pekerja rentan yang selama ini menjadi salah satu kelompok yang belum sepenuhnya terlindungi.
Jamsostek Award 2026 merupakan bagian dari upaya mendorong Universal Coverage Jamsostek (UCJ), yakni perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh pekerja, termasuk pekerja sektor informal atau Bukan Penerima Upah (BPU).
Adhy Karyono mengatakan, jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam melindungi pekerja sekaligus keluarganya dari risiko sosial dan ekonomi akibat kecelakaan kerja maupun kematian.
Namun, tantangan perluasan perlindungan pekerja di Jawa Timur masih cukup besar. Saat ini cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan baru sekitar 26,8 persen atau 5,6 juta pekerja dari potensi sekitar 21 juta tenaga kerja.
“Masih besarnya selisih tersebut menunjukkan tantangan untuk memperluas perlindungan, terutama bagi pekerja sektor informal seperti pelaku UMKM, petani, nelayan, pekerja konstruksi dan pekerja mandiri lainnya,” ujar Adhy.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo Arie Fianto Syofian mengapresiasi dukungan Pemkab Sidoarjo yang dinilai konsisten mendorong perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menurut Arie, sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan cakupan kepesertaan, khususnya bagi pekerja rentan dan sektor informal.
“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan sangat penting untuk mempercepat terwujudnya Universal Coverage Jamsostek,” katanya.
Penghargaan Jamsostek Award 2026 menambah catatan positif bagi Kabupaten Sidoarjo dalam upaya memperluas perlindungan pekerja.
Ke depan, kolaborasi tersebut diharapkan semakin diperkuat agar perlindungan jaminan sosial tidak hanya menjangkau pekerja formal, tetapi juga pekerja informal yang menghadapi berbagai risiko dalam aktivitas ekonominya. [geh.kt]


