30 C
Sidoarjo
Wednesday, April 15, 2026
spot_img

Sidak Pasar, Bulog Cabang Bojonegoro Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Tahun Baru 2026

Bulog bersama Dinas Perdagangan, DKPP, serta Polres Bojonegoro memeriksa harga sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, telur ayam ras, daging ayam, dan cabai.

Bojonegoro, Bhirawa.
Perum Bulog Cabang Bojonegoro memastikan harga kebutuhan pokok di pasaran tetap stabil menjelang Tahun Baru 2026. Kepastian tersebut diperoleh setelah Bulog bersama Polres Bojonegoro dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pemantauan harga pangan di dua pasar, Rabu (31/12).

Sidak dilakukan di Pasar Kota Bojonegoro dan Pasar Banjarejo guna memastikan harga sembako tetap terjangkau serta ketersediaan stok pangan aman hingga awal tahun 2026. Pimpinan Cabang Bulog Bojonegoro, Ferdian Darma Atmaja, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat jelang pergantian tahun.

Dalam pemantauan tersebut, Bulog bersama Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), serta Polres Bojonegoro memeriksa harga sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, telur ayam ras, daging ayam, dan cabai.

Hasil sidak menunjukkan harga bahan pokok relatif stabil, bahkan beberapa komoditas mengalami penurunan. Harga beras berada di kisaran Rp13.000 hingga Rp14.900 per kilogram, tergantung jenis medium atau premium. Minyak goreng Minyakita dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter, sementara gula pasir berkisar Rp15.500 hingga Rp16.500 per kilogram.

Berita Terkait :  Kasus Korupsi Meningkat, Inspektorat Beri Penyuluhan Pengelola Keuangan Desa

Harga ayam ras tercatat Rp35.000 hingga Rp36.000 per kilogram, turun dari sebelumnya Rp38.000. Cabai rawit juga mengalami penurunan dari Rp 60.000 menjadi sekitar Rp 50.000 per kilogram.

Bulog memastikan pemantauan harga dan ketersediaan stok pangan akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas pasar.

Sementara itu, salah satu pedagang Pasar Tradisional Bojonegoro, Anita, menyebutkan bahwa hingga saat ini harga kebutuhan pokok masih stabil dan tidak memberatkan masyarakat.

“Kalau pun ada kenaikan, biasanya sangat kecil, sekitar Rp200 saja,” ujarnya. (bas.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!