32 C
Sidoarjo
Monday, August 24, 2026
spot_img

Semarak HUT RI ke-81, Warga Semarang Antusias Manfaatkan Jargas PGN

Bojonegoro, Bhirawa – Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimanfaatkan warga di sejumlah wilayah Kota Semarang untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengenal lebih dekat manfaat jaringan gas bumi (Jargas) dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Edukasi Jargas digelar dalam rangkaian program Gempita GasKita 2026 di beberapa kelurahan, pada Minggu (23/8/2026).

Di Kelurahan Miroto, Kecamatan Semarang Tengah, sekitar 650 warga berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan yang meliputi jalan sehat, festival UMKM, senam bersama, hingga layanan kesehatan gratis. Dalam kesempatan tersebut, PGN memberikan edukasi mengenai penggunaan Jargas sebagai sumber energi yang dinilai aman, praktis, dan efisien untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha.

Lurah Miroto, Sigit Riyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat kerukunan, kepedulian, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Kami ingin meningkatkan kerukunan, kebersamaan, dan kepedulian antarwarga, termasuk sikap gotong royong, empati, dan simpati,” ujarnya.

Sejumlah warga Miroto telah menggunakan Jargas sejak 2023. Salah satunya Sunoto, warga Jalan Batansawo. Ia merasakan penggunaan Jargas membuat aktivitas memasak lebih praktis dan hemat, karena tidak perlu lagi membeli atau mengganti tabung LPG.

“Sekitar Rp130.000 per bulan, kebutuhan memasak rumah tangga sudah terpenuhi,” ungkap Sunoto.

Pengalaman serupa disampaikan Seno Arie Wibowo dan Krisna Tungga Rajasa. Keduanya menilai Jargas memberikan kemudahan karena pasokan gas dialirkan lewat jaringan pipa, sekaligus membantu menekan pengeluaran rumah tangga.

Berita Terkait :  Siapkan SDM Publikasi, Dinsos Jatim Gelar Pelatihan Desain Grafis

Edukasi Jargas juga digelar di Kampung Parang Baris, RW 15, Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan. Ratusan warga mengikuti rangkaian kegiatan yang diisi jalan sehat dan senam bersama. Melalui program Gempita GasKita, PGN memberikan pemahaman tentang penggunaan Jargas secara aman, langkah mitigasi jika terjadi kebocoran, serta pemanfaatan aplikasi PGN Mobile termasuk fitur Catat Meter Mandiri (CMM).

Saat ini, sekitar 150 rumah di Kampung Parang Baris telah menjadi pelanggan gas rumah tangga PGN. Antusiasme masyarakat untuk memasang sambungan baru juga terus meningkat. Ketua RW 15, Dudi Supriyono, menyebut sedikitnya 65 rumah telah menyampaikan minat penyambungan.

Dudi, yang juga pelanggan pertama Jargas di wilayah tersebut, mengatakan penggunaan gas bumi lebih praktis dan hemat. Pengeluaran bulanannya turun menjadi sekitar Rp190.000, yang sebelumnya mencapai Rp250.000 saat masih menggunakan LPG.

“Jargas juga membantu pelaku UMKM rumahan karena pasokan tersedia langsung melalui jaringan,” ujarnya.

Sementara itu, edukasi Jargas di RW 21 Tlogosari Kulon diikuti sekitar 1.200 warga yang menempuh jalan sehat sebagai bagian dari puncak perayaan HUT ke-81 RI. Ketua RW 21, Karsono, menyebut kegiatan ini menjadi momentum memperkuat solidaritas warga dari RT 01 hingga RT 10.

PGN menjelaskan kepraktisan penggunaan Jargas, mekanisme pembayaran, serta manfaat gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha. Warga tidak perlu membeli tabung secara berkala, karena gas dialirkan langsung melalui jaringan pipa ke rumah pelanggan.

Berita Terkait :  Semarak HUT RI ke-81, Pegawai Diskop & UKM Jatim Beradu Kreativitas dan Solidaritas Lewat Lomba Tradisional

Salah seorang pelanggan, Parman, telah menggunakan Jargas PGN selama sekitar enam bulan setelah sebelumnya memakai LPG 3 kilogram. Pengeluaran energinya kini rata-rata sekitar Rp100.000 per bulan, tergantung pemakaian.

Manfaat Jargas juga dirasakan di Masjid Miftahul Huda, RT 04/RW 21. Pengurus masjid, Prayitno, menyampaikan gas bumi digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk memasak makanan dalam agenda Jumat Berkah dan kegiatan keagamaan lainnya. Untuk kebutuhan hingga sekitar 200 porsi makanan, biaya penggunaan gas rata-rata mencapai Rp160.000 per bulan.

Karsono menyebut sekitar 80 persen warga RW 21 kini telah menggunakan Jargas PGN. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat tetap penting untuk menjawab berbagai keraguan terkait pemasangan, keamanan, penggunaan, hingga mekanisme pembayaran.

Rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di Miroto dan Tlogosari Kulon tersebut sekaligus menjadi wadah kolaborasi antara masyarakat dan PGN. Melalui edukasi langsung, PGN mendorong masyarakat semakin memahami pemanfaatan gas bumi serta memastikan penggunaan Jargas dilakukan secara aman, praktis, dan efisien. Selain memperkenalkan manfaat Jargas, kegiatan ini menunjukkan semakin luasnya pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha masyarakat di Kota Semarang. [bas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!