Situbondo, Bhirawa
Jajaran Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Situbondo bersama Kodim 0823 Situbondo dan Koramil Panji melaksanakan kegiatan bedah Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) sebagai bentuk sinergi antar instansi dalam menindaklanjuti 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak dan nyaman. Pada pelaksanaan bedah rumah pertama, progres pekerjaan terus berjalan dengan baik. Fokus pengerjaan meliputi pemasangan atap, pembangunan tembok, pemasangan kusen, serta pekerjaan galian guna memperkuat struktur bangunan rumah.
”Seluruh proses dilakukan secara gotong royong oleh personel Kodim 0823 Situbondo, anggota Koramil Panji, petugas Rutan Situbondo, dan masyarakat sekitar,” kata Kepala Rutan Kelas IIB Situbondo, Suwono.
Suwono menjelaskan, kegiatan ini melibatkan enam orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang telah memenuhi persyaratan program asimilasi. Keterlibatan WBP menjadi bagian dari pembinaan kepribadian dan kemandirian agar mereka dapat berkontribusi positif di tengah masyarakat serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial.
”Kegiatan ini tak hanya bertujuan membantu masyarakat, tetapi juga memperkuat semangat kolaborasi dan pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan Rutan kelas IIB Situbondo,” kata Suwono.
Suwono menegaskan, melalui sinergi antara Rutan Situbondo, Kodim 0823 Situbondo, dan Koramil Panji, kami berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program bedah rumah ini. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan bagi WBP yang telah memenuhi syarat asimilasi agar dapat belajar berkontribusi positif dan menumbuhkan rasa kepedulian sosial.
Dengan adanya kolaborasi ini, kata Suwono, diharapkan pelaksanaan program bedah rumah dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif, baik bagi penerima bantuan maupun bagi warga binaan yang terlibat dalam proses pembinaan dan reintegrasi sosial. ”Yang pasti program banyak nilai manfaatnya,” tandas mantan Kepala Rubasan Pasuruan itu. [awi.fen]


