27.8 C
Sidoarjo
Tuesday, June 23, 2026
spot_img

Realisasi Investasi Meroket 337 Persen, Ajak APINDO Genjot Ekonomi Daerah


Kota Pasuruan, Bhirawa – Pertumbuhan ekonomi di Kota Pasuruan menunjukkan tren yang kian melesat. Angin segar itu berembus seiring capaian investasi daerah yang mencatatkan performa luar biasa.

Sepanjang tahun 2025, realisasi investasi di Kota Pasuruan sukses meroket tajam hingga menyentuh angka 337 persen dari target yang ditetapkan pemerintah daerah. Rapor hijau ini menjadi modal berharga bagi kepengurusan baru DPK APINDO Kota Pasuruan untuk tancap gas menggenjot perekonomian.

Geliat investasi yang moncer tersebut dibeberkan langsung oleh Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo saat menghadiri Pengukuhan Dewan Pimpinan Kota (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Pasuruan Periode 2026-2031 di Gedung Gradika Bhakti Praja, Kota Pasuruan, Selasa (23/6).

Di hadapan para pengurus yang baru dikukuhkan, pria yang akrab disapa Mas Adi itu mengajak APINDO untuk memanfaatkan momentum emas ini guna memperkuat sinergi pentahelix demi mewujudkan Kota Pasuruan yang sejahtera.

“Hingga akhir triwulan IV tahun 2025, nilai investasi yang masuk tercatat mencapai Rp 180,060 miliar atau 337 persen dari target. Capaian ini harus menjadi energi positif bagi dunia usaha sekaligus momentum memacu pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Mas Adi.

Mas Adi memaparkan, lonjakan investasi ratusan persen tersebut ditopang oleh beberapa faktor kunci. Letak geografis Kota Pasuruan yang strategis di jalur Pantura kian diuntungkan dengan optimalisasi akses jalan tol dan tumbuhnya sektor pergudangan.

Berita Terkait :  Dukung Jawa Timur di Konservasi Hayati Mangrove, SIG Tanam 17.845 Bibit Bakau

Selain infrastruktur, faktor penentu lainnya adalah reformasi birokrasi di bidang perizinan yang kini jauh lebih responsif. Pemkot Pasuruan agresif memanjakan investor lewat berbagai terobosan digital.

Dua program unggulan yang kini menjadi motor penggerak adalah SALEHA (Sadar Legalitas Berusaha) yang fokus pada kepatuhan hukum, serta portal PASTI PROFIT (Penguatan Strategi Promosi dengan Profil Investasi Digital).

Melalui portal tersebut para pemodal dapat memetakan potensi investasi daerah secara transparan dan real-time.

“Kemudahan aksesibilitas dan kepastian hukum lewat inovasi digital ini yang membuat iklim investasi kita tumbuh positif. Kami ingin APINDO menangkap peluang ini,” imbuh Mas Adi.

Kendati mencatatkan performa investasi yang impresif, Mas Adi mengingatkan bahwa periode kepengurusan APINDO 2026-2031 akan dihadapkan pada fase yang penuh tantangan.

Dinamika ekonomi global maupun nasional terus bergerak dinamis. Mulai dari fluktuasi harga energi, tingginya suku bunga, hingga ketatnya persaingan perdagangan.

Oleh karena itu, kolaborasi menjadi kata kunci utama. Pengusaha tidak bisa berjalan sendiri tanpa topangan pemerintah, akademisi, media dan masyarakat.

APINDO pun akhirnya ditantang untuk merealisasikan tiga harapan besar Pemkot Pasuruan. Yakni, membuka lapangan kerja, dengan menjadi mitra strategis yang konkret dalam menyerap tenaga kerja lokal.

Lalu, mendorong industri berkelanjutan dengan menerapkan prinsip ekonomi sirkular dan aktif menekan emisi karbon.

Kemudian, pemberdayaan UMKM yang muaranya menarik pelaku UMKM lokal agar masuk ke dalam rantai pasok (supply chain) industri besar.

Berita Terkait :  Bupati Tuban: Puasa Ramadan Bukan Penghalang Berikan Pelayanan Prima

Pejabat nomer satu di Kota Pasuruan ini juga menekankan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lewat program link and match antara dunia pendidikan vokasi dan dunia usaha.

“Investasi yang masuk harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Dengan SDM yang siap pakai, lulusan asal Kota Pasuruan bisa terserap optimal dan menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri,” papar Mas Adi. [hil.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!