Gresik, Bhirawa — Kelalaian sekejap nyaris menghanguskan hunian warga di Dusun Sidomukti, RT 004/RW 005, Desa Sumberame, Kecamatan Wringinanom, Selasa (11/8/2026). Kebakaran diduga bermula dari tungku memasak yang ditinggalkan dalam keadaan menyala, sehingga api dengan cepat merembet dan menghanguskan sekitar separuh bagian rumah.
Peristiwa bermula saat Kasturi, pemilik rumah, menyalakan tungku untuk memasak lalu keluar rumah memberi makan hewan ternak. Karena faktor usia, ia lupa mematikan tungku yang masih menyala. Api kemudian menjalar keluar dari tungku dan menyambar benda-benda mudah terbakar di sekitarnya, hingga kobaran api membesar dengan cepat.
Melihat rumahnya dilalap si jago merah, Kasturi sempat dilanda kepanikan. Warga sekitar yang mengetahui kejadian segera menghubungi layanan darurat 112, yang kemudian meneruskan laporan ke Pos Pemadam Kebakaran Driyorejo.
Perwira Piket Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik Pos Driyorejo, Bakti Darmawan, S.STP., menyampaikan bahwa petugas segera bergerak menuju lokasi begitu laporan diterima.
“Personel yang sedang bertugas langsung menindaklanjuti dan berangkat menuju tempat kejadian perkara,” ujar Bakti.
Laporan diterima pukul 13.50 WIB, keberangkatan pukul 13.53 WIB, dan petugas tiba di lokasi sekitar pukul 14.09 WIB. Sesampainya di tempat kejadian, petugas segera melakukan pengecekan kondisi dan sumber api, lalu melaksanakan pemadaman. Setelah kobaran api berhasil dikuasai, tim melakukan pembasahan dan pendinginan menyeluruh guna memastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Seluruh personel kembali ke pos sekitar pukul 14.57 WIB setelah kondisi dinyatakan aman.
Sebanyak tujuh personel dikerahkan dalam penanganan ini, yakni Joko Mulyono, Fatkhul Mujib, Heri Kurniawan, Gilang Pradana, Miranda Intan, M. Suroto, dan Ginanjar Perdana. Dukungan satu unit mobil semprot dan satu unit mobil supply turut diturunkan, bersama koordinasi dengan pihak PLN guna memutus aliran listrik.
Bakti Darmawan mengingatkan agar warga tidak pernah meninggalkan sumber api saat memasak tanpa pengawasan, apalagi di dekat bahan yang mudah terbakar. Kelalaian sesaat dapat berubah menjadi bencana besar yang mengancam keselamatan jiwa dan harta benda. [kim.kt]


