28.4 C
Sidoarjo
Monday, October 19, 2026
spot_img

Petugas Gabungan Sebut Pasokan Pertalite Berkurang Saat Sidak SPBU di Tulungagung

Tulungagung, Bhirawa. – Petugas gabungan dari Polres Tulungagung dan Pemkab Tulungagung melakukan inspeksi (sidak) mendadak di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar umum (SPBU) setempat, Senin (19/10). Mereka menyebut persediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Marmer masih terpenuhi meski ada antrean dan pengurangan pasokan BBM jenis pertalite.

“Hasil pemantauan sementara untuk SPBU aman dan masih ada ketersediaan. Namun, ada beberapa yang mengentre, tetapi hari ini tidak terlalu mengantre,” ujar Kanit Tipidkor Satreskrim Polres Tulungagung, Ipda Muhroji.

Ia juga mengakui jika saat sidak ada SPBU yang menutup layanan pembelian BBM jenis Pertalite. Hal ini terjadi akibat kekosongan persediaan Pertalite.

“Informasi dari pengelola SPBU, ada pengurangan pasokan. Yang seharusnya 16 kilo liter menjadi 8 kilo liter. Karena pemerataan peralihan dari Pertamax ke Pertalite,” paparnya.

Menurut Ipda Muhroji, masih dari informasi pengelola SPBU, pengurangan pasokan BBM jenis Pertalite tidak hanya terjadi di SPBU yang disidak oleh petugas gabungan. Namun juga di sejumlah SPBU lainnya.

“Ini terjadi sejak dua minggu yang lalu,” tandasnya.

Sebelumnya, Ipda Muhroji menyatakan masyarakat beralih membeli Pertalite karena terjadi kenaikan harga BBM jenis Pertamax. “Jadi persediaannya diratakan untuk Pertalite semua,” terangnya.

Sementara itu, Kabid Kemetrologian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung, Muhammad Salman, mengatakan setelah dilakukan pengecekan alat di SPBU, tidak menemukan kerusakan pada alat tersebut. “Alat sesuai standar,” katanya.

Berita Terkait :  Bupati Lamongan Serahkan Alsintan pada Kelompok Tani

Ia selanjutnya menyatakan pengurangan pasokan BBM jenis pertalite bukan kewenangannya. Disperindag Kabupaten Tulungagung hanya melakukan pengecekan pada alat SPBU.

“Kalau masalah pengurangan pasokan itu informasinya didapat dari petugas SPBU,” terangnya.

Salman berharap masyarakat tidak panik dengan keadaan saat ini. “Karena ini peralihan dari Pertamax ke Pertalite. Itu memang meningkat Pertralitenya,” pungkasnya. (wed.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!