27.2 C
Sidoarjo
Sunday, September 13, 2026
spot_img

Perubahan APBD Tahun 2026 Disepakati, Bupati Madiun: Kami Lakukan Perubahan karena Memang Skala Prioritas

DPRD Kabupaten Madiun, Bhirawa. – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 disepakati dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Madiun, di Gedung DPRD setempat, Jumat (11/9/2026).

Persetujuan itu ditandai dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama oleh Pimpinan DPRD dan Pemerintah Kabupaten Madiun, yang turut disaksikan Wakil Bupati Madiun, Wakil Ketua DPRD. Rapat Paripurna DPRD Kab Madiun itu dipimpin Ketua DPRD Kab. Madiun, H. Feri Sudarsono, Forkopimda, para Kepala OPD serta para tamu undangan lainnya..

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, SH MAk menyampaikan bahwa penyusunan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026 saat ini berorientasi pada basis kinerja dengan penganggaran yang mengutamakan hasil kinerja, serta dapat diukur capaian targetnya. Sehingga diharapkan dapat menggerakkan pembangunan daerah yang lebih produktif, serta mampu menangani isu-isu strategis nasional yang berkaitan dengan pemenuhan pelayanan dasar dalam bidang pendidikan dan kesehatan.

Selain itu, infrastruktur dan sanitasi, penanganan stunting, pengendalian inflasi, penanganan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi dan swasembada pangan. Serta, sesuai hasil dari BPS, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Madiun pada Semester Pertama mencapai angka 7,48.

“Terima kasih atas dukungan dari semua pihak, terkait capaian semester satu (I). Mudah-mudahan ini bisa kami pertahankan dan tingkatkan sampai semester dua (II)”, ujar Bupati.

Bupati Madiun berharap, perubahan ini dapat mengoptimalkan potensi-potensi yang terbatas secara maksimal, tepat sasaran sesuai dengan skala prioritas dan kebutuhan daerah.

Berita Terkait :  Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu Pertanyakan Calon Tunggal di Pilkada

Saat ditemui awak media, Bupati menambahkan terkait sepuluh (10) skala prioritas ini harus direalisasi, salah satunya pendidikan.

“Kami melakukan perubahan, karena itu memang skala prioritas. Termasuk masalah pendidikan, itu harus, wajib. Kemudian kesehatan, mobil siaga, itu visi misi kami. Seluruh desa harus dapat”, jelas Hari Wuryanto.

Dirinya berharap, skala prioritas ini segera terselesaikan dengan baik, termasuk infrastruktur perbaikan jalan yang ternyata sangat besar manfaatnya untuk masyarakat Kabupaten Madiun. Selain itu, pihaknya berencana adanya penambahan mobil siaga pada akhir tahun nanti. [dar.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!