28.1 C
Sidoarjo
Sunday, September 13, 2026
spot_img

Ketua Fraksi PDI-P Surabaya Dorong Instansi Terkait Tanggap Terkait Isu Megathrust

DPRD Surabaya, Bhirawa. – Isu akan terjadinya gempa Megathrust semakin santer menjadi bahan perbincangan di tengah masyarakat karena adanya penumpukan energi di zona seismic gap.

Menanggapi isu akan terjadinya gempa Megathrust yang semakin santer menjadi bahan perbincangan di tengah masyarakat, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, H. Budi Leksono, S.H., mengimbau dan meminta masyarakat tidak perlu panik, karena dirinya telah berkoordinasi untuk mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya agar tanggap melakukan sosialisasi dan mitigasi bencana.

“Untuk melakukan serangkaian upaya mengurangi resiko dan dampak buruk akibat bencana. Baik melalui pembangunan fisik maupun peningkatan kemampuan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana. Hal ini berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, karena kegiatan mitigasi bencana ini penting untuk menekan korban jiwa serta kerugian materi,” tegas H. Budi Leksono, S.H., yang biasa akrab disapa Haji Buleks, Jum’at (11/09/2026) siang.

Buleks mengingatkan, agar masyarakat tetap berdo’a dan selalu ikuti imbauan pemerintah untuk meminimalisasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi dan tidak perlu panik.

“Tak ada satu pun manusia di muka bumi ini menginginkan musibah atau bencana, namun jika pertanda alam telah semakin jelas, maka kita sebagai manusia harus selalu tetap bertawakal dan berikhtiar untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan tersebut,” ungkapnya.

Buleks pun meminta Pemerintah Kota Surabaya agar lebih intensif memberikan imbauan dan sosialisasi agar masyarakat lebih memahami persoalan ini.

Berita Terkait :  DPR RI dan Media Bersinergi Dorong UMKM, Desi Ratnasari: Ini Langkah Strategisnya

“Sehingga ketika masyarakat telah teredukasi soal isu Megathrust, maka masyarakat akan memahami harus bagaimana, dimana dan kemana jika hal ini benar-benar terjadi dan hal itu ketika mitigasi bencana telah dipahami oleh masyarakat,” ujarnya.

Terakhir, Buleks juga mengingatkan kembali agar masyarakat tidak perlu panik menanggapi berbagai ramalan atau prediksi di media sosial yang menyebut gempa akan terjadi dalam waktu dekat.

“Sekali lagi tidak perlu panik. Masyarakat diimbau untuk fokus pada mitigasi bencana, seperti mengenali jalur evakuasi dan menyiapkan tas siaga bencana seperti ketentuan yang telah ditetapkan,” pungkasnya. [dre.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!