Surabaya, Bhirawa. – DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Pengukuhan Pimpinan Kecamatan Partai Golkar se-kota Surabaya masa bakti 2026 – 2031 di hotel Wyndham Surabaya, Minggu (13/9/2026) pagi
Dalam acara tersebut juga dihadiri Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Pengurus DPD Partai Golkar Jawa timur, dan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Adela Kanasya Adies.
Hadir pula anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari fraksi Partai Golkar, Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) serta pimpinan partai di kota Surabaya.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Akmarawita Kadir mengatakan, bahwa pengukuhan pimpinan partai Golkar kecamatan se-kota Surabaya tak hanya sekedar seremoni.
“Pengukuhan ini juga mengingatkan kembali pentingnya skruktur Pimpinan Kecamatan (Partai Golkar) itu,” katanya usai melantik pimpinan kecamatan partai Golkar se-kota Surabaya kepada wartawan Minggu (13/9/2026).
Menurutnya dengan adanya pengukuhan, agar pimpinan kecamatan partai Golkar sadar akan fungsi dan tugas yang dinilai sangat berat.
Ia menjelaskan bahwa posisi Pimpinan Kecamatan Partai Golkar ditingkat paling bawah yang dirasa paling dekat dengan keluarga, RT, RW dan masyarakat.
“Itu harus betul – betul mempunyai program yang harus jelas, terukur yang dapat dirasakan langsung oleh warga sekitar,” jelasnya.
Akmarawita memerintahkan, pimpinan partai Golkar yang ada di 31 Kecamatan nantinya akan membentuk pengurus – pengurus partai Golkar di tingkat kelurahan.
“Nantinya mereka (Pengurus Kelurahan Partai Golkar) ini mempunyai 80 persen program kerja,” tegasnya.
Akmarawita mencontohkan, program kerja Pimpinan Kelurahan Partai Golkar diantaranya membantu menyelesaikan permasalahan warga.
“Ini (Program Kerja Pimpinan Kelurahan Partai Golkar) ini bagus dan kami akan sinergikan dengan pemerintah kota,” ujarnya.
Menurut Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya itu, karena program – program pemerintah kota Surabaya ini bagus dan perlu disinergikan.
“Program ini sama baiknya dengan program pemerintah kota Surabaya mengentaskan kemiskinan maupun membuka lapangan kerja,” kata Akmarawita.
Selain itu, Akmarawita mengungkapkan tugas Pimpinan Kecamatan Partai Golkar juga membantu memberikan informasi – informasi.
“Bahkan bisa membuat pelatihan pelatihan khusus bersinergi dengan program program pemerintah kota,” imbuhnya.
Sementara itu Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi mengatakan organisasi ini sudah diakui oleh siapapun bahwa Golkar adalah organisasi moderen.
Menurutnya salah satu organisasi moderen adalah bagaimana membuat sebuah sistem yang disepakati bersama di Rakerda.
“Jadi sistem itu ada di Rakerda (Partai Golkar Kota Surabaya) ini,” katanya usai pengukuhan pimpinan kecamatan partai Golkar Kota Surabaya.
Ali berharap di Rakerda ini dapat merumuskan beberapa hal yang disepakati oleh Golkar kota Surabaya sehingga dapat dijalankan secara baik.
“Di Rakerda adalah jalan untuk bekerja membantu masyarakat,” tuturnya. Meski demikian, Ali juga berpesan pengurus dan kader partai Golkar Kota Surabaya harus solid, kompak dan guyup.
“Ujungnya adalah nambah kursi lah, nambahnya berapa? ya terserah ketua pak Akmarawita,” pungkasnya. [dre.hel]


