33 C
Sidoarjo
Sunday, October 4, 2026
spot_img

Perindo Jatim Matangkan Strategi Dapil Berbasis Ekonomi Kerakyatan Jelang 2029

Pemprov Jatim, Bhirawa – Menjelang Pemilu 2029, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Jawa Timur mulai mematangkan strategi daerah pemilihan (dapil) berbasis ekonomi kerakyatan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari konsolidasi organisasi, pemetaan dapil, persiapan verifikasi, serta penguatan program ekonomi untuk menghadapi kontestasi politik mendatang.

Fokus utama Perindo Jatim adalah penguatan perekonomian masyarakat, terutama melalui UMKM dan program yang dapat meningkatkan daya beli. “Fokus kita adalah penguatan perekonomian masyarakat, terutama melalui UMKM dan program yang dapat meningkatkan daya beli,” ujar Ferry dalam Workshop Bedah Dapil dan Persiapan Verifikasi Partai Politik di Surabaya, Sabtu (3/10/26).

Partai ini juga menargetkan pemberdayaan bagi kalangan petani, nelayan, serta pedagang kecil sebagai jawaban atas kebutuhan dasar pemilih. “Harapan kami setelah mendapat kesempatan atau mendapatkan peluang yang cukup bagus dan dipercaya oleh masyarakat, maka kami akan terus meningkatkan kerja-kerja politik, terutama untuk fokus terus melakukan penguatan dan pendampingan UMKM, petani, nelayan, pedagang yang memang bersentuhan langsung dengan persoalan ekonomi,” tambahnya.

Gagasan pemberdayaan itu akan diwujudkan melalui inisiatif Warung Kita yang dirancang mampu menjangkau hingga tingkat kelurahan. Dukungan serupa disiapkan bagi pengemudi ojek daring serta pelatihan kemandirian usaha bagi anak muda.

Perindo Jatim dan Isu Pengangguran

Salah satu isu strategis yang diangkat dalam workshop tersebut adalah pengangguran, terutama di kalangan lulusan SMA, SMK, mahasiswa, dan masyarakat lain yang belum memperoleh pekerjaan. “Kita harus meraih masyarakat, kita harus mengambil simpati dan empati masyarakat, itu menjadi poin yang saya pikir sangat strategis dilakukan,” kata Ferry usai acara.

Berita Terkait :  KPU Kota Kediri Gelar Simulasi, Imbau Petugas Pahami Tahapan dan Tungsura

Cak Jaz menilai persoalan lapangan kerja membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. “Bukan hanya dari pemerintah, bukan hanya dari banyak pihak, tapi dari kita semua harus bekerja sama bagaimana mengentaskan persoalan ini,” kata Cak Jaz.

Sebelumnya, Perindo Jatim juga telah mengusulkan program magang untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, terutama bagi generasi milenial dan Gen Z. Program ini dinilai tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun fondasi ekonomi kerakyatan berbasis partisipasi generasi muda.

Agenda Perindo Jatim Jelang 2029

Melalui workshop tersebut, konsolidasi organisasi, pemetaan dapil, persiapan verifikasi, serta penguatan program ekonomi menjadi bagian dari agenda Partai Perindo Jawa Timur dalam membangun kesiapan menghadapi kontestasi politik mendatang.

Dengan 38 kabupaten/kota dan lebih dari 32 juta pemilih, Jawa Timur menjadi ruang besar bagi partai politik untuk menguji kekuatan organisasi sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat. Perindo Jatim optimistis dapat memperkuat posisi politiknya melalui pendekatan berbasis ekonomi kerakyatan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar pemilih. [aya.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!