Sampang, Bhirawa – Pecatur tunarungu asal Kabupaten Sampang, Muhlis, berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih dua medali dalam ajang Asia Pacific Deaf Chess Championship 2026 di Penang, Malaysia.
Prestasi tersebut ditorehkan dalam kejuaraan yang menjadi bagian dari Asia Pacific Deaf Multi-Sport Championship 2026 dan berlangsung pada 3-10 Oktober 2026 lalu. Muhlis berhasil meraih medali perak pada kategori catur kilat dan medali perunggu pada kategori catur standar. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Sampang.
Ketua Percasi Sampang Hamiduddin mengonfirmasi keberhasilan Muhlis dalam kejuaraan tingkat Asia Pasifik tersebut. “Saya memperoleh informasi dari Pengurus Besar Percasi Pusat, begitu juga informasi dari Ketua Percasi Jatim. Dua kategori raihan medali yaitu perak untuk catur kilat, dan perunggu untuk catur klasik, kami sebagai pelatih dan Percasi Sampang sangat bangga dengan capaian Muhlis di tingkat Asia Pasifik,” kata Hamiduddin, Selasa, (13/10).
Selain Muhlis, atlet Indonesia lainnya, Ainur Rofiq, juga mencatatkan performa impresif dengan finis di peringkat ke-4 catur standar dan posisi 9 catur kilat,” katanya.
Hamiduddin menegaskan, capaian Muhlis dan Ainur Rofiq yang mampu bersaing di jajaran teratas kejuaraan catur tunarungu Asia Pasifik menunjukkan potensi atlet Indonesia di tingkat internasional.
Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang bagi atlet untuk mengembangkan kemampuan dan bersaing di ajang olahraga internasional.
Keberhasilan Muhlis meraih dua medali sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sampang dan Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa atlet daerah mampu menorehkan prestasi di panggung internasional. [lis.wwn]






