31 C
Sidoarjo
Wednesday, August 26, 2026
spot_img

Masuk Kedaruratan, Jumlah Desa Alami Kekeringan di Tulungagung Terus Bertambah

Petugas BPBD Kabupaten Tulungagung mengisi tandon air di desa yang mengalami kekeringan.

Tulungagung, Bhirawa. – Jumlah desa di Kabupaten Tulungagung yang mengalami kekeringan terus bertambah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung mencatat sampai awal pekan ini lima desa di lima kecamatan yang warganya kesulitan mendapat air bersih.

Kalaksa BPBD Kabupaten Tulungagung, Sudarmaji, Rabu (26/8), mengakui jika jumlah desa yang mengalami kekeringan di Tulungagung terus bertambah.

“Kemarin kami juga baru mengirim air bersih ke Desa Joho (Kecamatan Kalidawir),” ujarnya.

Saat ini, menurut dia, untuk mengatasi kesulitan air bersih di desa terdampak kekeringan BPBD Kabupaten Tulungagung rata-rata empat kali pengiriman air bersih dengan truk tangka.

“Jadi dua truk tangki masing-masing dua rit,” sambungnya.

Sudarmaji selanjutnya menyebut meski jumlah desa yang terdampak kekeringan terus bertambah, namun BPBD Kabupaten Tulungagung sejauh ini masih bisa mengatasinya. Belum memerlukan bantuan dari instansi lain.

“Tetapi kalau nanti memang kami kewalahan dan tidak bisa mengatasi baru kami akan meminta bantuan instansi lain, seperti Dinas Pemadam Kebakaran. Bahkan juga bisa dari pemerintah daerah sekitar Tulungagung,” paparnya.

Sebelumnya, mantan Sekwan Tulungagung ini mengakui jika Kabupaten Tulungagung sudah ditetapkan sebagai daerah di Jawa Timur yang masuk dalam status darurat kekeringan.

“Dengan status kedaruratan ini memudahkan mobilitas lintas sectoral dalam pengiriman air bersih. Selain juga pemerintah daerah dapat membuka akses dana BTT (Belanja Tidak Terduga) dalam mempercepat pemberian bantuan,” tuturnya.

Berita Terkait :  Pembukaan Akses Jalan TMMD Ke-127 Kodim 0823/Situbondo di Dusun Plampang Diapresiasi Warga

Menjawab pertanyaan, Sudarmaji membeberkan untuk mempercepat distribusi air bersih ke desa yang terdampak kekeringan diusahakan pengambilan airnya dari daerah terdekat. Seperti di antaranya di sekitar Desa Sebahlor Kecamatan Bandung.

“Di sekitar Desa Sebahlor masih ada sumur yang tidak mengalami kekeringan, sehingga bisa untuk lebih cepat pendistribuasian air ke desa terdampak kekeringan di sekitar Kecamatan Bandung,” ucapnya.

Sementara itu, data BPBD Kabupaten Tulungagung sampai tanggal 24 Agustus 2026 menyebutkan jumlah desa yang terdampak kekeringan sebanyak lima desa di lima kecamatan. Yakni, Desa Kalidawe (Kecamatan Pucanglaban), Desa Rejosari (Kecamatan Kalidawir), Desa Sebalor (Kecamatan Bandung), Desa Pakisrejo (Kecamatan Tanggunggunung) dan Desa Keboireng (Kecamatan Besuki).

Sedang jumlah warga yang terdampak sebanyak 342 kepala keluarga. Atau sejumlah 1.148 jiwa. [wed.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!