31 C
Sidoarjo
Wednesday, August 26, 2026
spot_img

Puluhan Ribu Keluarga PBP Kota Batu Digelontor Beras Ratusan Ton

Kota Batu,Bhirawa – Puluhan ribu keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kota Batu digelontor bantuan ratusan ton beras. Bantuan ini disalurkan untuk memenuhi kebutuhan beras warga selama tiga bulan. Dipastikan beras bantuan yang diterima warga merupakan beras berkualitas.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Kota Batu, Hendry Suseno mengatakan bahwa keluarga yang menerima bantuan beras sebanyak 14.225 PBP.

“Adapun beras bantuan yang disalurkan kepada warga berasal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas),” ujarnya, Rabu (26/8/2026).

Ia menjelaskan bahwa setiap keluarga penerima memperoleh alokasi sebanyak 30 kilogram beras berkualitas. Penyaluran merupakan akumulatif untuk tiga bulan, dan diharapkan mampu membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Dan program bantuan pangan ini menjadi langkah konkret Pemerintah untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga.

“Bantuan yang diberikan secara akumulatif selama tiga bulan juga menjadi bentuk empati pemerintah terhadap warga yang membutuhkan, sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi,” tambah Hendry.

Dari sebanyak 14.225 keluarga penerima manfaat, semuanya  tersebar di tiga wilayah Kecamatan yang dimiliki Kota Batu. Untuk Kecamatan Batu, terdapat 5.417 PBP dan sekaligus menjadi wilayah dengan penerima bantuan terbanyak.

Kemudian Kecamatan Bumiaji memiliki 5.150 PBP, sedangkan Kecamatan Junrejo sebanyak 3.658 PBP. Dengan jumlah penerima tersebut, total komoditas beras yang disalurkan secara keseluruhan mencapai 426.750 kilogram atau setara 426,75 ton.

Berita Terkait :  Pegiat Literasi dan Pustakawan Tuban dapat Bimtek dari Dispersip

Hendry menjelaskan bahwa proses distribusi bantuan dilakukan secara bertahap dan terstruktur sebelum akhirnya diterima oleh masyarakat. Hal ini penting dilakukan agar distribusi yang dilakukan bisa tepat sasaran.

Pasokan beras mulai dikirim dari gudang penyimpanan menuju masing-masing titik penyaluran di desa/kelurahan pada 18 Agustus 2026. Selanjutnya, atau pada 20 Agustus 2026 penyaluran beras kepada masyarakat dilakukan secara serentak di sebagian besar kelurahan.

“Proses penyerahan melibatkan jajaran pemerintah daerah, perangkat desa/kelurahan, serta petugas pendamping untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” jelas Hendry.

Menurutnya, skema penyaluran rapel tiga bulan ini memberikan kepastian pasokan pangan bagi keluarga penerima. Di samping itu, distribusi yang terpusat dalam satu periode dinilai lebih efisien dari sisi logistik.

Lebih jauh, bantuan beras ini diproyeksikan tidak hanya menopang ketahanan pangan keluarga. Tetapi juga memberi ruang finansial bagi warga untuk mengalihkan anggaran belanja beras ke kebutuhan mendesak lainnya. Seperti, biaya pendidikan anak, dan kesehatan. Diharapkan, bantuan pangan ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, tetapi juga memberikan ruang bagi keluarga penerima untuk mengalokasikan anggaran belanja pangan ke kebutuhan lain yang lebih penting atau prioritas tinggi.

Pemkot Batu bersama Bapanas berkomitmen penuh mengawal penyaluran agar tepat waktu, tepat jumlah, dan sesuai dengan data verifikasi. Sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, Pemkot Batu bersama Bapanas berupaya memastikan setiap keluarga penerima memperoleh haknya secara tepat waktu dan tepat sasaran. [nas.kt]

Berita Terkait :  Direktur Perumda PDAM Trunojoyo Target Menambah Debit Sumber Air

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!