Pasuruan, Bhirawa – Suasana meriah menyelimuti Taman Candra Wilwatikta, di Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Senin (26/10) malam. Ribuan warga bersama kelompok suporter Sakera Mania memadati kawasan tersebut untuk menyaksikan perkenalan resmi skuad Persekabpas yang dipersiapkan mengarungi kompetisi Liga 3 Nusantara.
Acara peluncuran tim berjuluk Laskar The Flash ini dikemas semarak dengan menghadirkan hiburan musik dari grup band Netral dan Souljah.
Tingginya magnet acara ini menarik minat penonton dari berbagai kalangan, bahkan sebagian suporter sengaja datang dari luar kota, termasuk Solo, demi memberikan dukungan langsung kepada tim kebanggaan masyarakat Pasuruan.
CEO Persekabpas, HM Rusdi Sutejo, menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi dan loyalitas yang ditunjukkan oleh Sakera Mania. Ia berharap dukungan penuh dari tribun penonton terus terjaga untuk mengangkat mental bertanding para pemain di lapangan.
“Matur nuwun kami sampaikan kepada Sakera Mania yang tetap setia menemani Persekabpas mulai dari zaman dulu sampai sekarang,” ujar Mas Rusdi sapaan akrabnya.
Dari aspek kesiapan tim, Managing Director Persekabpas Bayu Aji Handayanto memastikan seluruh tahapan administratif, mulai dari pendaftaran hingga penetapan pemain, ofisial, dan staf pelatih, telah rampung sepenuhnya.
“Hari ini tim sudah dikukuhkan di Liga 3 untuk persiapan. Alhamdulillah tadi acara launching Persekabpas sudah dilaksanakan bersama Pak CEO Pak Rusdi. Diperkenalkanlah semua pemain, official, staf pelatih, artinya itu sudah fix update per hari ini, pendaftaran juga sudah dilakukan,” papar Bayu dalam sesi wawancara usai acara.
Persekabpas dijadwalkan melakoni pertandingan perdana atau kick-off pada 13 November mendatang dan tergabung di Grup C bersama tujuh kontestan lainnya. Untuk sementara, manajemen menyiapkan Lapangan Pasiran TNI AL Surabaya sebagai kandang, dengan opsi pemindahan home base ke Stadion Gelora Delta Sidoarjo setelah bulan November.
Memasuki dua pekan menjelang kompetisi, fokus utama tim diarahkan pada pencarian lawan uji coba guna menjaga ritme dan konsistensi permainan. Menghadapi persaingan ketat di Liga 3 Nusantara, manajemen menerapkan standar kedisiplinan tinggi bagi seluruh pemain.
Mulai dari pengaturan pola makan, minum, hingga batasan jam istirahat malam dikontrol secara ketat agar kondisi fisik pemain tetap terjaga optimal.
“Fokus saja, kita mendorong semua pemain dan pelatih menuju satu tujuan. Yaitu, harus lolos lagi, harus promosi ke 32 besar. Artinya harus masuk tiga besar di Liga Nusantara, karena hanya diambil tiga tim yang lolos. Hari ini manajemen sudah banyak melakukan pengetatan. Target tidak main-main, sponsor yang masuk juga sangat banyak. Artinya tidak bisa ditawar lagi, harus lolos ke Liga 2 musim pertama,” imbuh Bayu. [hil.wwn]




