33.7 C
Sidoarjo
Wednesday, October 28, 2026
spot_img

Cegah Banjir, Pemkab Lamongan Bersihkan Saluran Air Sepanjang 8 Kilometer Lewat Gempur Saloka

Lamongan, Bhirawa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus menggencarkan upaya pencegahan banjir menjelang musim hujan melalui program Gempur Saloka (Gerakan Bersih Lumpur Saluran dalam Kota). Pada 2026, kegiatan ini menyasar sejumlah saluran air di Kecamatan Babat dan Kecamatan Lamongan dengan total panjang penanganan kurang lebih 8 kilometer.

Program tersebut bertujuan menjaga kelancaran aliran air melalui pembersihan saluran agar berfungsi optimal, sehingga potensi genangan maupun banjir dapat diminimalkan saat intensitas hujan meningkat.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Kabupaten Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi, mengatakan Gempur Saloka menjadi salah satu langkah antisipasi yang dilakukan sejak dini untuk menghadapi musim hujan, khususnya di wilayah perkotaan dan titik-titik rawan genangan.

“Gempur Saloka merupakan langkah nyata untuk memastikan saluran air tetap berfungsi dengan baik menjelang musim hujan. Kami ingin aliran air lebih lancar sehingga potensi genangan dapat diminimalkan, khususnya di wilayah perkotaan dan titik-titik rawan,” tutur Erwin saat ditemui di Kantor SDABK Kabupaten Lamongan, Rabu (28/10/2026).

Ia menjelaskan, pelaksanaan Gempur Saloka 2026 telah dimulai di Kecamatan Babat pada 20 Juli hingga 29 Agustus 2026. Pekerjaan di wilayah tersebut telah rampung dengan progres mencapai 100 persen.

Sejumlah saluran yang telah ditangani meliputi Saluran Sawo, Saluran Bedahan, Saluran Plaosan, dan Tanggul Truni dengan dukungan alat berat. Penanganan juga dilakukan di Saluran Sumurgenuk, tepatnya di depan RS Muhammadiyah Babat, yang turut menggunakan alat berat.

Berita Terkait :  Kementerian PU dan Kemendagri Perkuat Kolaborasi Tingkatkan SDM Infrastruktur Daerah

Setelah pekerjaan di Kecamatan Babat selesai, kegiatan Gempur Saloka dilanjutkan di Kecamatan Lamongan sejak 31 Agustus 2026. Hingga saat ini, progres pengerjaan di wilayah tersebut mencapai 40 persen dan masih berlangsung secara bertahap.

Adapun titik-titik penanganan di Kecamatan Lamongan meliputi Saluran Mlaten–Kenduruan–Sidokumpul di kawasan Plaza Lamongan, saluran di depan Stasiun Lamongan, saluran di depan CPM, serta Saluran Pasar Sidoharjo–Kaliotik.

“Pekerjaan di Kecamatan Lamongan terus kami lanjutkan secara bertahap. Kami berharap seluruh saluran yang menjadi sasaran penanganan dapat berfungsi lebih optimal, sehingga mampu mendukung kelancaran aliran air saat hujan turun,” tambahnya. [yit.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!