Kota Batu, Bhirawa – Pemuda Kota Batu sudah saatnya mengambil bagian, bergerak, dan membuktikan bahwa masa depan kota ini juga ditentukan oleh karya dan kontribusi generasi penerus. Setiap ide, karya, dan aksi sederhana generasi muda ada harapan besar untuk mewujudkan Kota Batu yang semakin maju dan berdaya saing. Dan semangat Sumpah Pemuda kali ini menjadi momentum pendorong untuk menjadikan APBD 2027 bisa berdampak nyata bagi masyarakat.
Wali Kota Batu, Nurochman mengatakan dengan semangat “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, mari jadikan perbedaan sebagai kekuatan, kreativitas sebagai peluang, dan kolaborasi sebagai langkah nyata untuk membangun Kota Batu.
“Jangan hanya menjadi penonton perubahan, tetapi hadir sebagai penggerak yang membawa gagasan, menciptakan inovasi, menjaga lingkungan, melestarikan budaya, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya, Rabu (28/10/2026).
Menurutnya, pemuda adalah generasi penerus bangsa, generasi yang tidak boleh menyerah pada tantangan, tidak gentar menghadapi perubahan, dan tidak berhenti bermimpi untuk membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih gemilang. Pemuda harus patriotik dalam tindakan, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam setiap langkah. Sebab, kekuatan bangsa bukan hanya terletak pada kecerdasan dan kemajuan, tetapi juga pada kepedulian, solidaritas, serta kemampuan untuk saling menguatkan di tengah perbedaan.
“Mari satukan tekad, rapatkan barisan, dan jadikan keberagaman sebagai kekuatan. Jangan biarkan perbedaan memecah belah, karena Indonesia terlalu berharga untuk dipertentangkan dan terlalu besar untuk diperjuangkan sendirian,” ajak Nurochman.
Semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam Sumpah Pemuda kali ini juga menjadi momentum untuk menjadikan APBD 2027 lebih berdampak nyata kepada masyarakat. Karena itu Nurochman menegaskan bahwa APBD Tahun Anggaran 2027 harus berorientasi pada hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari pelayanan dasar, penguatan UMKM, hingga perlindungan lingkungan.
Adapun untuk target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp365 miliar akan diupayakan melalui optimalisasi potensi dan digitalisasi perpajakan. Bukan kenaikan tarif yang membebani masyarakat kecil dan UMKM.
Kemudian untuk membentuk generasi muda yang tangguh, Pemkot Batu menyiapkan anggaran pelayanan dasar mencakup Rp15 miliar untuk Beasiswa Seribu Sarjana, dan Rp37,9 miliar untuk jaminan kesehatan PBID. Pemkot juga mengalokasikan sekitar Rp49 miliar untuk revitalisasi Stadion Brantas serta Rp11,8 miliar untuk penanganan sampah terpadu.
Di sektor investasi dan pariwisata, Pemkot berkomitmen menjaga kesesuaian tata ruang dan kelestarian lingkungan. Pengembangan pariwisata diarahkan melalui kolaborasi yang melibatkan petani dan UMKM lokal agar manfaat ekonomi dirasakan masyarakat. Dan untuk mempercepat realisasi pembangunan, Pemkot menyiapkan lelang dini proyek fisik dengan tetap mengedepankan transparansi, kualitas pekerjaan, dan akuntabilitas anggaran. [nas.kt]




