Kab Malang, Bhirawa – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang kini tengah mempersiapkan para atlet yang tersebar di cabang olahraga (cabor) yang akan mengikuti Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Malang VIII 2026, yang akan diselenggarakan pada bulan November 2026 mendatang. Sedangkan dalam Porkab tersebut juga untuk mencari bibit atlet, selain itu juga pembinaan.
Para atlet yang mengikuti Porkab dan meraih prestasi akan diikutkan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027 di Kota Surabaya. Sementara, KONI Kabupaten Malang kini memiliki 63 cabor, yang bakal memperkuat Kabupaten Malang di perhelatan bergengsi olahraga tingkat Provinsi Jawa Timur (Jatim). Sedangkan dari perhelatan Porprov tersebut, KONI setempat telah menargetkan untuk menjadi runner up atau juara 2. Sehingga untuk mencapai target itu, maka minimal harus memperoleh 125 medali emas, 97 perak, dan 96 perunggu.
Demikian yang disampaikan, Ketua Umum (Ketum) KONI Kabupaten Malang, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Malang H Darmadi, Selasa (25/8), usai menggelar Rapat Pleno Pengurus KONI Kabupaten Malang, di Kantor KONI setempat, Jalan Panji, Desa Penarukan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. “Kami terus memantau cabor-cabor yang berpotensi menambah medali emas, sehingga diperlukan pemutakhiran data atlet yang akan mengikuti event Porkab Malang maupun Porprov X Jawa Timur 2027,” tegasnya.
Sedangkan, lanjut dia, dalam Rapat Pleno Pengurus KONI Kabupaten Malang selain point mencari bibit atlet, namun juga untuk meningkatkan pembinaan kepada atlet agar para atlet semangat dalam berlatih, yang hasilnya nanti mereka bisa berprestasi supaya membawa nama harum Kabupaten Malang. Dalam waktu dekat ini, pihaknya juga akan menggelar pelantikan bagi pengurus KONI di tingkat kecamatan. KONI Kabupaten Malang sudah melaksanakan Pusat Pelatihan Kabupaten (Puslatkab) di tahun 2025, yang dilanjut tahun 2026 ini, atau selama Puslatkab 10 bulan.
“Tentunya, untuk mendukung kedua event olahraga tersebut butuh anggaran yang cukup. Untuk itu, pihaknya nanti akan mengajukan anggaran kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang agar anggaran KONI Kabupaten Malang ditambah sesuai kebutuhan,” pungkas Darmadi. [cyn.wwn]



