Kota Malang, Bhirawa
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Beregu XX Piala Ketua Mahkamah Agung (MA) RI resmi digulirkan di Kota Malang. Event nasional ini tidak hanya menjadi panggung unjuk prestasi bagi insan peradilan, tetapi juga sukses memicu multiplier effect (efek berganda) bagi sektor pariwisata dan perekonomian di Malang Raya.
Ketua Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP) Pusat, Dr. H. Prim Haryadi, SH, MH, menegaskan bahwa kejuaraan yang diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia ini merupakan momentum penting untuk memperkuat tali silaturahmi serta solidaritas keluarga besar peradilan.
“PTWP merupakan rumah besar yang mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas, serta menjaga kesehatan jasmani dan rohani aparatur peradilan di seluruh Indonesia,” ujar Prim Haryadi saat membuka Kejurnas di Kota Malang, akhir pekan kemarin.
Ia menjelaskan, turnamen ini menjadi bagian dari pembinaan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan MA RI untuk menjaga kekompakan. Menariknya, Prim menekankan bahwa seluruh penyelenggaraan kejuaraan dilakukan secara mandiri melalui semangat gotong royong warga peradilan demi menjaga independensi organisasi tanpa keterlibatan sponsor eksternal.
“Dari Kota Malang, kami ingin menunjukkan bahwa warga peradilan adalah insan yang sehat jasmani-rohani, kuat profesionalismenya, kokoh integritasnya, serta menjunjung tinggi nilai keadilan,” tegasnya. Demi menjangkau keluarga peradilan di seluruh tanah air, panitia juga menyediakan layanan siaran langsung pertandingan.
Apresiasi tinggi datang dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Orang nomor satu di Pemprov Jatim ini menilai kehadiran ribuan peserta, official, dan keluarga besar peradilan membawa berkah luar biasa bagi perputaran ekonomi lokal, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga destinasi wisata.
“Hari ini keramaian di Kota Malang, Malang Raya, dan Jawa Timur memberikan berkah yang luar biasa. Hotel-hotel penuh, restoran ramai, transportasi bergerak, dan destinasi wisata mendapat limpahan kunjungan,” kata Gubernur Khofifah.
Gubernur juga mengingatkan bahwa Jawa Timur merupakan bumi yang menyemai nilai persaudaraan dan keberagaman. Ia berharap kejuaraan ini memperkokoh solidaritas kebangsaan, sekaligus mengajak para peserta untuk menyempatkan diri berwisata menikmati keindahan alam dan kuliner di Malang Raya.
Dengan suksesnya gelaran ini, Kota Malang kian memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi utama sport tourism nasional yang mampu mengawinkan geliat olahraga dengan pertumbuhan ekonomi daerah. [mutekonomi lokal, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga destinasi wisata.
“Hari ini keramaian di Kota Malang, Malang Raya, dan Jawa Timur memberikan berkah yang luar biasa. Hotel-hotel penuh, restoran ramai, transportasi bergerak, dan destinasi wisata mendapat limpahan kunjungan,” kata Gubernur Khofifah.
Gubernur juga mengingatkan bahwa Jawa Timur merupakan bumi yang menyemai nilai persaudaraan dan keberagaman. Ia berharap kejuaraan ini memperkokoh solidaritas kebangsaan, sekaligus mengajak para peserta untuk menyempatkan diri berwisata menikmati keindahan alam dan kuliner di Malang Raya. Dengan suksesnya gelaran ini, Kota Malang kian memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi utama sport tourism nasional yang mampu mengawinkan geliat olahraga dengan pertumbuhan ekonomi daerah.[mut.ca]


