32.2 C
Sidoarjo
Tuesday, August 11, 2026
spot_img

Hasil Reses DPRD Gresik Soroti Banjir, Infrastruktur, Kesehatan hingga Tenaga Kerja Lokal

Gresik, Bhirawa — DPRD Kabupaten Gresik menggelar Rapat Paripurna terkait Laporan Hasil Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang II Tahun 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Gresik. Dalam rapat tersebut, masing-masing fraksi menyampaikan hasil penjaringan aspirasi masyarakat yang diperoleh selama pelaksanaan reses di daerah pemilihan masing-masing.

Sekretaris Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Muchamad Zaifudin, menyampaikan bahwa hasil reses menunjukkan masih banyak persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat dan membutuhkan tindak lanjut dari pemerintah daerah. Bidang pembangunan dan infrastruktur, khususnya persoalan banjir dan drainase, menjadi keluhan yang paling banyak disampaikan warga.

“Berdasarkan hasil kunjungan kerja masing-masing anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerindra, diperoleh beberapa permasalahan yang dihadapi masyarakat, baik yang berkaitan dengan kerja anggota DPRD maupun pemerintah daerah,” jelasnya.

Masyarakat mendesak penataan saluran air di kawasan permukiman, normalisasi sungai, hingga pembangunan tanggul permanen di wilayah rawan banjir. Perbaikan sementara dengan menggunakan bambu dinilai belum mampu menjadi solusi jangka panjang untuk menahan arus air. Selain itu, diperlukan penertiban bangunan maupun tembok warga yang menutup saluran drainase di kawasan perkotaan, seperti sekitar Jalan KH Syafii dan wilayah Manyar, serta pengelolaan sampah rumah tangga dan industri yang lebih baik — termasuk penguatan fasilitas TPA dan TPS.

Kerusakan jalan juga menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditangani. Sejumlah ruas yang disorot antara lain:

Berita Terkait :  DPRD Jatim Tanggapi 30 Siswa SMK di Malang Putus Sekolah

– Jalan utama Golokan–Sidayu menuju Pangkah Wetan dan Ujungpangkah

– Jalan alternatif Desa Suci–PPS menuju Peganden

– Jalan Kedanyang Gresik

– Serta sejumlah ruas jalan lainnya

Para anggota dewan meminta perbaikan segera dilakukan dan kualitas pekerjaan infrastruktur ditingkatkan agar hasil pembangunan dapat bertahan lebih lama.

Muchamad Zaifudin juga menambahkan kebutuhan penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) di berbagai wilayah. Untuk sektor transportasi, diperlukan penertiban jam operasional kendaraan berat, termasuk armada galian C. Sementara di sektor kesehatan, didorong peningkatan fasilitas pelayanan mulai dari puskesmas hingga RSUD, pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan, mobil sehat/siaga desa, fasilitas rawat inap puskesmas, ketersediaan obat dan alat kesehatan, serta pelayanan rujukan BPJS.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP, Dimaz Fahturachman, S.T., menyampaikan kebutuhan mendesak lainnya berupa perbaikan dan pembangunan jalan lingkungan maupun jalan poros desa (pengecoran, paving, betonisasi, rabat beton), program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta perbaikan saluran air dan penanganan titik-titik rawan genangan dan banjir saat musim penghujan.

Ketua DPRD Gresik, M. Syahrul Munir, menegaskan bahwa seluruh laporan hasil reses yang telah disampaikan oleh fraksi-fraksi akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan pemerintah daerah. Seluruh hasil laporan tersebut akan dikirimkan kepada Bupati Gresik sebagai bahan pertimbangan untuk mengambil kebijakan lebih lanjut dan melakukan perbaikan kinerja pemerintahan. [kim.kt]

Berita Terkait :  Kiprah Gemilang Khofifah jadi Rujukan Mahasiswa Universiti Malaya Malaysia Belajar Kepemimpinan

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!