Surabaya, Bhirawa – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur (UIT JBM) telah melaksanakan kegiatan Gardu Induk Andal (GI ANDAL) dan aksi penghijauan secara serentak di dua lokasi strategis, yakni di area Gardu Induk (GI) 150 kV Kertosono dan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Krian.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam menghadirkan keandalan pasokan listrik yang selaras dengan pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur, Ika Sudarmaja, menegaskan bahwa Hari Lingkungan Hidup Sedunia merupakan momentum penting untuk memperkuat kesadaran dan aksi nyata seluruh insan PLN dalam menjaga keseimbangan antara keandalan sistem ketenagalistrikan dan kelestarian lingkungan.
“PLN meyakini bahwa keandalan pasokan listrik tidak hanya diukur dari kemampuan menjaga kontinuitas layanan, tetapi juga dari bagaimana operasional perusahaan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan. Melalui GI ANDAL dan aksi penghijauan ini, kami memastikan aset ketenagalistrikan tetap andal sekaligus memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang,” terangnya, Selasa (9/6).
Ika menambahkan kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang hijau, bersih dan berkelanjutan.
Tidak hanya melakukan penanaman pohon, PLN UIT JBM juga melaksanakan berbagai kegiatan lainnya, mulai dari pembersihan dan penataan area gardu induk, pengecatan kembali pada batas area tertentu guna meningkatkan estetika lingkungan, hingga pengolahan sampah organik menjadi kompos yang dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung penghijauan.
Sementara itu kegiatan pengolahan sampah organik menjadi kompos menjadi salah satu bentuk implementasi prinsip ekonomi sirkular yang terus didorong PLN. Kompos yang dihasilkan nantinya akan dimanfaatkan kembali untuk mendukung perawatan tanaman dan penghijauan di lingkungan kerja.
Sebagai perusahaan yang memegang peran strategis dalam penyediaan energi nasional, PLN terus mendorong penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam seluruh proses bisnisnya.
Upaya penghijauan yang dilakukan menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung target pengurangan emisi karbon, meningkatkan kualitas udara, menjaga keseimbangan ekosistem, serta memperkuat fungsi ruang hijau di sekitar infrastruktur ketenagalistrikan.
Selain itu, kegiatan pembersihan dan penataan lingkungan gardu induk juga memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan keandalan operasi transmisi.
Lingkungan yang bersih dan terawat dapat meminimalkan potensi gangguan pada peralatan, meningkatkan keselamatan kerja, serta memastikan kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat dan sektor industri.
Melalui berbagai program lingkungan yang dijalankan secara berkelanjutan, PLN UIT Jawa Bagian Timur terus membangun budaya kerja yang peduli lingkungan dan bertanggung jawab terhadap masa depan bumi.
Langkah ini sejalan dengan transformasi PLN menuju perusahaan energi yang tidak hanya andal dalam pelayanan, tetapi juga menjadi penggerak utama transisi energi dan pembangunan rendah karbon di Indonesia.
PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat sekaligus menciptakan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat melalui berbagai inisiatif keberlanjutan.
Dengan semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN menegaskan bahwa menjaga energi untuk kehidupan berarti pula menjaga bumi untuk masa depan. [riq.kt]


