28 C
Sidoarjo
Tuesday, September 15, 2026
spot_img

BPBD Kabupaten Sumenep Distribusikan 80 Tangki Air Bersih

Sumenep, Bhirawa. – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep terus melakukan pendistribusian air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan kritis. Hingga saat ini, sedikitnya 80 tangki air bersih telah disalurkan kepada masyarakat terdampak.

Kepala BPBD Kabupaten Sumenep, Kamiluddin, mengatakan distribusi air bersih diprioritaskan untuk desa-desa yang mengalami kekeringan cukup parah dan membutuhkan pasokan air bersih. “Saat ini kita sudah melakukan distribusi air, khususnya desa yang mengalami kering kritis seperti Desa Montorna dan Prancak,” kata Kamiludin, Selasa (15/9).

Menurutnya, pendistribusian air tidak hanya dilakukan di wilayah Kecamatan Pasongsongan, tetapi juga menyasar sejumlah desa di kecamatan lain yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Selain Pasongsongan, BPBD Sumenep telah mengirimkan bantuan air ke beberapa desa di Kecamatan Batuputih, Saronggi, dan Talango. Distribusi juga dilakukan ke sejumlah desa di Kecamatan Gayam. “Selain Kecamatan Pasongsongan, kita juga mengirim air ke beberapa desa di Kecamatan Batuputih, Saronggi dan Talango, serta beberapa desa di Kecamatan Kepulauan Gayam,” ujarnya.

Kamil menegaskan, hingga saat ini total distribusi air bersih yang telah dilakukan BPBD Sumenep mencapai sekitar 80 tangki. Penyaluran tersebut akan terus dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan. BPBD memastikan penanganan kekeringan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan wilayah yang masuk kategori kering kritis, sehingga kebutuhan dasar masyarakat berupa air bersih tetap terpenuhi. “Kami pasti suplai air bersih ke desa-desa yang membutuhkan. Tentunya kami lakukan secara bertahap dan skala prioritas,” tegasnya.

Berita Terkait :  Pj Wali Kota Batu Ingatkan Peran Penting Santri Hadapi Tantangan Era Digitalisasi

Ia menambahkan, kondisi kekeringan di sejumlah wilayah Sumenep menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama untuk memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan berkepanjangan dalam memperoleh air bersih selama musim kemarau. “Sepanjang musim kemarau, kami pasti terus melakukan mendistribusikan air bersih hingga kebutuhan masyarakat tercukupi,” tukasnya.[sul.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!