32.8 C
Sidoarjo
Wednesday, May 6, 2026
spot_img

Diskop UKM Jatim Dukung Brand Kriya Jatim untuk Kuasai Pasar Global

Surabaya, Bhirawa

Industri kriya dan fashion di Jawa Timur merupakan salah satu sektor unggulan ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan UMKM serta memperkuat identitas budaya daerah.

Produk-produk kriya seperti batik, bordir, dan aksesoris tidak hanya memiliki nilai estetika dan kearifan lokal, tetapi juga peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah tinggi dan berdaya saing di pasar nasional maupun global.

Hal ini disampaikan Endy Alim Abdi Nusa, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kadiskop UKM) Provinsi Jawa Timur, dalam acara talkshow interaktif bertema Dari Tradisi Jadi Inovasi: Membangun Brand Fashion dan Peluang Scale Up Bisnis Kreatif yang diadakan di Gran City Mall Surabaya, Rabu (6/5/2026).

Namun demikian, tantangan yang dihadapi saat ini adalah belum optimalnya penguatan branding, positioning produk, serta pemanfaatan strategi pemasaran yang adaptif terhadap perkembangan tren pasar.

Hadirnya Ibu Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur dan Bapak Zahir Widadi sebagai narasumber pada talkshow ini, sambung Endy, pastinya akan banyak menyajikan informasi dan wawasan menarik tentang bagaimana kekayaan tradisi.

“Khususnya dalam dunia fashion dan kriya, dapat diolah menjadi produk inovatif yang memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar modern,” ujar Endy menambahkan.

Menurut Endy, semangat yang dibangun tidak hanya sekadar melekatkan, tetapi juga mentransformasikan tradisi menjadi kekuatan ekonomi kreatif.

Berita Terkait :  Tingkatkan Layanan dan Kenyamanan, Pertamina Percantik 1.647 SPBU

“Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pemahaman strategis mengenai pentingnya membangun brand yang kuat, autentik, dan relevan dengan perkembangan zaman,” cetusnya.

Menurut Endy, ditengah persaingan yang semakin ketat, brand bukan hanya identitas, tetapi juga menjadi kunci dalam memenangkan kepercayaan pasar.

Dengan demikian, pelaku usaha tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan memperluas jangkauan pasar, baik di tingkat nasional maupun global.

Untuk itu, kami harap para peserta dapat mengikuti dengan seksama dan menjalin dialog interaktif yang tidak hanya menjadi ruang berbagi inspirasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta.

Dalam kesempatan itu, ia berharap dengan terselenggaranya acara ini, masyarakat Jawa Timur utamanya pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas daya saing, kemandirian, dan kepercayaan diri.

“Dengan ikhtiar ini, dapat menjadikan budaya dan tradisi menjadi sebuah inovasi dan mampu mengangkat produk UMKM Jawa Timur sebagai produk unggulan yang tidak hanya jawara di lingkup lokal, namun juga berjaya di level nasional dan internasional,” pungkas Endy.

Perlu diketahui, dalam forum ini juga dihadiri oleh mahasiswa sebagai generasi muda yang bukan sekadar penikmat tren, tapi sebagai penggerak utama perubahan, demikian juga dengan komunitas pencinta batik yang berperan sebagai penjaga warisan budaya dan sebagai jembatan kolaborasi bagi para pengrajin.

Para peserta diharapkan dapat memperoleh insight terkait peluang scale up bisnis kreatif, mulai dari penguatan kualitas produk, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan jejaring dan kolaborasi untuk menciptakan ekosistem bisnis. [aya.kt]

Berita Terkait :  Momen Peringatan Hari Ibu, PLN UPT Gresik Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!