27 C
Sidoarjo
Thursday, September 3, 2026
spot_img

Bukan Sekadar Kompetisi, Street Parade Bupati Cup jadi Ajang Pembentukan Karakter Pelajar


Bondowoso, Bhirawa – Pemkab Bondowoso menggelar Street Parade Bupati Cup Bondowoso 2026 di depan Pendopo Raden Bagus Assra, Kamis (3/9). Kegiatan yang diikuti 17 unit drum band dan marching band dari jenjang TK hingga SMA/SMK/MA se-Kabupaten Bondowoso itu menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas, kedisiplinan, sekaligus membangun kekompakan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, bersama Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i, serta Sekretaris Daerah, Fathur Rozi. Turut hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Bondowoso, Pengurus Pengkab Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Bondowoso, Kepala Kemenag, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, pimpinan OPD, para camat, hingga tokoh masyarakat.

Bupati Abdul Hamid Wahid menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan Pengurus PDBI Bondowoso atas terselenggaranya Street Parade Bupati Cup 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi arena untuk mencari pemenang.

“Lebih dari itu, Street Parade dapat menjadi sarana pembentukan karakter sekaligus ruang bagi pelajar untuk menyalurkan kreativitas,”kata Lora Hamid sapaan karibnya itu.

Bupati Hamid mengajak seluruh peserta menjadikan Bondowoso Marching Band Street Parade Bupati Cup 2026 sebagai jembatan untuk membangun solidaritas dan menumbuhkan semangat positif. “Kompetisi tersebut diharapkan mampu menanamkan nilai kreativitas, kekompakan tim, kerja sama, serta kedisiplinan kepada para pelajar,”ungkapnya.

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan bibit-bibit atlet drum band dan marching band bertalenta yang mampu membawa nama baik Kabupaten Bondowoso pada ajang tingkat nasional maupun internasional.

Berita Terkait :  BRIN: MBG Penting Dilanjutkan untuk Atasi Ketimpangan

Di tengah pelaksanaan kegiatan, Bupati Hamid juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana selama musim kemarau, khususnya kebakaran permukiman dan lahan.

Masyarakat diminta memastikan keamanan penggunaan kompor dan instalasi listrik. Selain itu, warga diimbau tidak membuang puntung rokok sembarangan maupun membakar sampah tanpa memperhatikan kondisi lingkungan.

Bupati turut menekankan pentingnya menjaga kebersihan di sekitar lokasi acara selama Street Parade berlangsung. “Kebersihan tersebut dinilai penting untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan tertib bagi peserta, penonton, maupun pengguna jalan,”terangnya.

Melalui Street Parade Bupati Cup 2026, pihaknya pun berharap kegiatan seni dan olahraga prestasi tersebut dapat terus berkembang sebagai bagian dari pembinaan generasi muda. “Ajang ini sekaligus menjadi wadah untuk menemukan dan mengembangkan potensi pelajar agar mampu berprestasi serta mengharumkan nama Bondowoso di tingkat yang lebih tinggi,”tandasnya.

Untuk diketahui bahwa, Street Parade Bupati Cup 2026 diikuti peserta dari berbagai jenjang pendidikan yang terbagi dalam sejumlah kategori. Untuk kategori TK, peserta terdiri dari Gita Yima Smart Kids (TK Yima), Gita Bahana Raider Kids (TK Kartika IX-48), TK Al-Kautsar Sukosari, Gita Bahana Pertiwi (TK Pertiwi), Gita Kemala Bhayangkara 25 Wonosari (TK Bhayangkari 25), Gita Bahana Kartika IX-37 (TK Kartika IX-37), Gita Bahana Al-Asyari (TK Al-Asyari Wonosari), dan Gita Karya (TK ABA 1 Bondowoso).

Berita Terkait :  Peringati HAN, UC Pastikan Studi Mahasiswa Tetap Lancar Lewat Asuransi

Sementara itu, kategori SD Non-Brass diikuti Gita Pesona (SD Tangsil Wetan 2), The Vibes SD Yima Islamic School (SD Yima), serta MB. Sabilil Muttaqin (SD Sabilil Muttaqin). Untuk kategori SD Brass, peserta terdiri dari MB. Gita Rama (SDN Sekar Putih 2), MB. Gita Melati (SDN Kotakulon 1), dan MB. Gita Amarta (SDN Dabasah 1).

Sedangkan untuk kategori SMP/MTs dan SMA/SMK/MA, peserta terdiri dari MB. Gata Basa (SMPN 1 Bondowoso), MB. Dynasty (MTsN 1 Bondowoso), serta MB. Angkasa Bahana Citra (SMAN 1 Tenggarang).

Kehadiran peserta dari jenjang TK hingga pendidikan menengah menunjukkan luasnya ruang pembinaan drum band dan marching band di Bondowoso. Selain mengasah kemampuan bermusik dan pertunjukan, setiap peserta dituntut mampu menjaga ritme, disiplin, dan kekompakan dalam satu tim. [san.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!