Tulungagung, Bhirawa
Meski belum semua bangunan Koperasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Tulungagung selesai 100 persen, namun 41 di antaranya sudah mendapat bantuan kendaraan motor roda tiga, Selasa (26/5) siang. 41 KDKMP tersebut masing-masing memperoleh dua unit motor roda tiga.
Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, usai penyerahan kendaraan operasional motor roda tiga untuk 41 KDKMP yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Tulungagung berharap KDKMP bisa 100 persen terbangun di Tulungagung. Yakni di 271 desa/kelurahan. “Karena KDKM ini membantu dan meningkatkan perekonomian di masyarakat,” katanya.
Ia pun berharap dalam waktu dekat KDKMP tidak hanya terbangun di seluruh desa di Tulungagung, tetapi juga di 14 kelurahan. “Memang ada kelurahan yang lahannya belum memenuhi syarat untuk membangun KDKMP. Kami menunggu aturan berikutnya,” tandasnya.
Sebelumnya, Dandim 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, mengungkapkan sementara ini jumlah kendaraan operasional roda tiga yang didistribusikan pada KDKMP di Tulungagung sebanyak 82 unit. “Ini untuk 41 KDKMP yang masing-masing KDKMP mendapat dua unit,” ujarnya.
Pendistribusian kendaraan operasional KDKMP tersebut, menurut dia, akan terus bertambah seiring dengan selesainya pendirian KDKMP yang pada tahap satu sebanyak 140 lembaga. “Nantinya setiap KDKMP memperoleh kendaraan operasional satu truk, satu pick up dan dua motor roda tiga,” sambungnya.
Dandim Hanny mengakui jika sebelumnya sudah ada sekitar 21 kendaraan truk yang didistribukan pada 21 KDKMP di Tulungagung. Sedang untuk kendaraan pick up masih belum ada yang terdistribusikan.
“Kami akan usahakan yang 37 KDKMP dulu mendapat kendaraan operasional. Masih waiting list. Masih menunggu,” terangnya.
Soal adanya KDKMP yang secara fisik masih belum selesai pembangunannya tetapi sudah memperoleh kendaraan operasional motor roda tiga, perwira menengah TNI ini menyatakan untuk sementara bisa dititipkan di KDKMP yang sudah berdiri dan lokasinya terdekat. “Nanti bisa koordinasi juga dengan Babinsa dan kepala desanya,” tuturnya.
Dandim Hanny selanjutnya mengakui jika 37 KDKMP yang sudah selesai pembangunannya saat ini belum bisa beroperasi. Masalahnya, mereka masih butuh perlengkapan dari Agrinas. “Seperti di antaranya kendaraan operasional ini,” ucapnya.
Terkait jumlah desa dan kelurahan di Tulungagung sebanyak 271 desa/kelurahan, Dandim Hanny menyatakan belum semuanya dapat dibangun KDKMP. Sisa dari 140 desa yang kini dibangun KDKMP, kemungkinan baru bisa dibangun setelah peresmian atau launching KDKMP tahap satu pada bulan Agustus 2026 mendatang. [wed.ca]


