Kab Malang, Bhirawa — Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Malang Selatan tidak hanya merusak pemukiman warga, tetapi juga mengakibatkan kerusakan pada jaringan pipa distribusi air minum milik Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang.
Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul Hadi, menjelaskan kerusakan terjadi di beberapa titik. Di Unit Bantur, tepatnya SPAM Sumber Durmo, Desa Srigonco, pipa PVC berdiameter 6 inci sepanjang 50 meter terbawa arus dan kini sudah selesai diganti. Sementara di Unit Tirtoyudo, SPAM Dam Tempursari, Desa Tempursari, pipa berdiameter 3 inci sepanjang 60 meter putus terkena tanah longsor, begitu pula di Desa Tlogosari, Kecamatan Tirtoyudo.
Syamsul menambahkan pihaknya menerapkan tiga langkah penanganan cepat. Pertama, inventarisasi kerusakan di setiap titik terdampak. Kedua, penanganan darurat dan perbaikan agar pasokan air segera pulih. Ketiga, evaluasi teknis berupa relokasi jalur atau penggunaan material yang lebih kuat guna melindungi jaringan dari risiko berulang.
“Kami siaga 24 jam. Setiap ada bencana, petugas langsung turun ke lokasi. Estimasi waktu normalisasi disesuaikan dengan tingkat kerusakan masing-masing titik,” tegasnya, Rabu (4/11/2026). [cyn.kt]


