33.2 C
Sidoarjo
Wednesday, November 4, 2026
spot_img

Kenalkan Mitigasi Sejak Dini, BPBD Tuban Gelar Satuan Pendidikan Aman Bencana

Tuban, Bhirawa – Membangun kesiapsiagaan bencana perlu dimulai sejak dini, termasuk di lingkungan sekolah. Untuk mewujudkan satuan pendidikan yang aman dan tangguh menghadapi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban terus menggencarkan edukasi melalui program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

Sepanjang tahun 2026, BPBD Kabupaten Tuban telah melaksanakan kegiatan SPAB di lima sekolah, yakni SDN Sokosari 1, SDN Dahor, SDN Rengel 1, SDN Bangunrejo 1, dan SDN Saringembat 3.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Tuban, Dr. Drs. Sudarmaji, M.M., menegaskan edukasi kebencanaan di sekolah memiliki peran penting dalam melindungi keselamatan warga satuan pendidikan.

Melalui program tersebut, para siswa dan tenaga pendidik dibekali pengetahuan mengenai mitigasi bencana, pengenalan potensi ancaman bencana di lingkungan sekolah, hingga praktik simulasi evakuasi mandiri.

Pembekalan ini diharapkan dapat membentuk budaya sadar bencana sekaligus meningkatkan kemampuan warga sekolah dalam mengambil langkah penyelamatan ketika menghadapi situasi darurat.

“Melalui edukasi dan simulasi langsung, kita sedang membangun budaya siaga bencana sejak dini. Harapannya, warga sekolah memiliki kesiapan mental dan pengetahuan praktis untuk meminimalkan risiko jika sewaktu-waktu terjadi bencana,” ungkapnya.

Sudarmaji menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga para siswa yang telah berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program SPAB.

Pemkab Tuban terus mendorong penguatan edukasi dan mitigasi bencana sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang tangguh, tanggap, dan siap menghadapi berbagai potensi risiko bencana.

Dukungan dan keterlibatan pihak sekolah menjadi bagian penting dalam menanamkan pemahaman kebencanaan serta membangun lingkungan belajar yang lebih aman.

Berita Terkait :  Jaga Kamtibmas, Kapolres Mojokerto Kota Silaturahmi pada Ketua MUI dan PCNU Kota Mojokerto

Menurutnya, kesiapsiagaan bencana tidak cukup hanya melalui penyampaian materi, tetapi perlu dibangun menjadi kebiasaan bersama. Karena itu, pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan SPAB diharapkan dapat diterapkan dan disosialisasikan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Pemkab Tuban juga terus mendorong penguatan edukasi dan mitigasi bencana sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang tangguh, tanggap, dan siap menghadapi berbagai potensi risiko bencana.

BPBD Kabupaten Tuban berkomitmen untuk terus memberikan edukasi perihal mitigasi bencana. Harapannya, akan semakin banyak satuan pendidikan yang memiliki pemahaman dan kemampuan dasar dalam menghadapi potensi bencana.

Dengan demikian, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga lingkungan yang mampu melindungi keselamatan seluruh warganya.  [hud.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!