Bupati Abd Hamid didampingi Sekda Fathur Rozi, foto bersama Kepala Perwakilan BI Jember dan para narasumber serta peserta HLM Capacity Building TPID. Ihsan Kholil/Bhirawa.
Pemkab Bondowoso, Bhirawa. – Bupati Bondowoso, Abd Hamid Wahid, memimpin High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bondowoso di Ruang Sabha Bina Praja, Sekretariat Daerah Kabupaten Bondowoso, Rabu (21/10).
Kegiatan ini difokuskan pada evaluasi kinerja TPID dan penyusunan program terobosan (quick wins) pengendalian inflasi untuk tahun 2027 untuk Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember tersebut mengusung tema “Penguatan Kinerja TPID melalui Evaluasi dan Coaching Laporan OPS sebagai Dasar Penyusunan Quick Wins Program TPID Tahun 2027”.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember, Iqbal Reza N., dalam laporannya menegaskan bahwa sinergi antaranggota TPID akan terus diperkuat, termasuk melalui optimalisasi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS).
“Langkah ini dilakukan untuk memitigasi risiko inflasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal maupun domestik,” ungkapnya.
Pengendalian inflasi tersebut mengacu pada strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.
“Keempat aspek ini menjadi landasan koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Bondowoso, Abd Hamid Wahid menyampaikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember dan seluruh pihak yang telah berkontribusi melalui pendampingan serta kolaborasi dalam pengendalian inflasi daerah.
Menurutnya, sinergi tersebut memiliki peran penting dalam melindungi daya beli masyarakat sekaligus menjaga keterjangkauan harga pangan di Kabupaten Bondowoso.
“Penerapan strategi 4K harus berjalan selaras di lapangan serta didukung tata kelola administrasi dan kebijakan yang efektif,” jelasnya.
Melalui kegiatan HLM dan Capacity Building ini, Bupati berharap tim teknis TPID dapat mencermati berbagai masukan serta hasil evaluasi sebagai landasan dalam merumuskan program terobosan (quick wins) TPID tahun 2027.
Program yang disusun diharapkan bersifat implementatif dan aplikatif sehingga dapat diterapkan secara efektif sesuai kebutuhan dan tantangan pengendalian inflasi di daerah.
Penyusunan program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan ekonomi Kabupaten Bondowoso dalam menghadapi tekanan inflasi, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Melalui penguatan koordinasi, evaluasi kinerja, dan penyusunan program prioritas yang terarah, Pemerintah Kabupaten Bondowoso bersama Bank Indonesia Jember berkomitmen memperkuat upaya pengendalian inflasi daerah secara berkelanjutan demi menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember, para narasumber, pimpinan perangkat daerah, jajaran Bank Indonesia Jember, tim teknis TPID, serta kalangan akademisi. [san.dre]




