28.4 C
Sidoarjo
Monday, October 19, 2026
spot_img

Sesar Waru Sidoarjo Berpotensi Gempa M 6.8, Warga Dimbau Tenang dan Waspada

Sidoarjo, Bhirawa. – Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, diidentifikasi sebagai salah satu wilayah yang dilintasi jalur sesar gempa bumi terdekat. Berdasarkan pemetaan, area ini memiliki potensi gempa bumi hingga magnitudo 6,8.

Kendati demikian, masyarakat Kabupaten Sidoarjo diimbau untuk tidak panik secara berlebihan, melainkan tetap tenang dan berwaspada serta tidak mudah terpengaruh oleh isu atau kabar burung yang tidak pasti kebenarannya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Stasiun Geofisika Malang, Ricko Kardoso, saat memberikan edukasi dalam kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi (SLG) di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Sabtu (17/10) kemarin. Kegiatan ini digelar sebagai upaya mitigasi dan keselamatan warga dari ancaman bencana tektonik, mengingat Sidoarjo termasuk kawasan berpotensi bencana di Jawa Timur.

“Indonesia memang wilayah yang rawan gempa bumi dan tsunami,” ujar Ricko.

Sebanyak 53 peserta dari berbagai unsur masyarakat, PNS, TNI, hingga Polri dibekali pemahaman mengenai kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana gempa bumi dalam acara tersebut.

Asisten Pembangunan dan Perekonomian Kabupaten Sidoarjo, M. Bahrul Amiq, menegaskan pentingnya pelaksanaan Sekolah Lapang Gempa Bumi bagi warga Sidoarjo agar siap menghadapi situasi darurat jika terjadi bencana.

“Kami akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat,” tegasnya.

Dukungan senada disampaikan oleh Kepala BPBD Kabupaten Sidoarjo, Sabino Mariano. Ia mengapresiasi penyelenggaraan edukasi tersebut guna meluruskan informasi mengenai ancaman gempa bumi di tengah masyarakat.

Berita Terkait :  Menkeu Baru dan Pekerjaan Rumah Dana Abadi Daerah

Menurut Sabino, bencana yang paling sering melanda wilayah Sidoarjo selama ini adalah banjir-lantaran letak geografisnya yang rendah-serta angin puting beliung dan kebakaran. Khusus bencana kebakaran, BPBD mencatat terjadi lebih dari 500 kasus sepanjang bulan Oktober 2026.

Untuk menekan risiko dampak bencana, BPBD Sidoarjo terus mengedukasi seluruh lapisan masyarakat mulai dari tingkat desa hingga sekolah-sekolah. Berdasarkan catatan BPBD Sidoarjo, sejumlah kecamatan tergolong memiliki tingkat kerawanan bencana alam yang cukup tinggi, di antaranya Kecamatan Porong, Tanggulangin, dan Jabon. (kus.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!