34.4 C
Sidoarjo
Monday, October 19, 2026
spot_img

Dominasi Spartan Srikandi dan ‘Rider’ Jawa Timur di Lintasan Ekstrem Arjuno Bike Park Pasuruan

Pasuruan, Bhirawa – Terik matahari yang menyengat di lereng Gunung Arjuno tak surut menggetarkan nyali para rider yang berkumpul di Arjuno Bike Park, Kabupaten Pasuruan.

Debu tebal yang melayang di udara mengiringi deru roda-roda sepeda gunung saat melibas tanah keras berbatuan.

Di atas lintasan berlisensi resmi Union Cycliste Internationale (UCI) C2 sepanjang 1.600 meter dengan elevasi 233 meter tersebut, mental dan ketangguhan fisik para atlet downhill nasional diuji hingga batas maksimal.

​Babak Final Run putaran kedua kejuaraan 76 Ultimate Downhill 2026 yang diikuti oleh 113 rider dari 10 kelas ini menjadi panggung pembuktian spartan bagi para atlet asal Jawa Timur.

Karakter medan yang ekstrem, kering, dan berdebu menuntut keahlian teknik tinggi, insting tajam, serta adaptasi cepat dari para pembalap untuk bisa menaklukkan setiap tikungan tajam dan turunan curam.

​Di kategori paling bergengsi Men Elite, pembalap asal Kediri, Agung Prio ‘Super Prilly’ Apriliano, tampil luar biasa.

Mengibarkan bendera Astrindo Racing Team, Agung sukses mengatasi ujian berat lereng Arjuno dan meluncur mulus menembus garis finis dengan catatan waktu tercepat 2 menit 47,826 detik.

​Keberhasilan ini tak hanya menganugerahkan gelar juara baginya, namun juga mendongkrak posisinya ke puncak klasemen sementara kelas Men Elite dengan raihan 510 poin, setelah mengantongi tambahan 300 poin maksimal dari Pasuruan.

Berita Terkait :  Euforia Piala Dunia 2026 Diprediksi Lebih Besar Dari Sebelumnya

​”Saya senang bisa tampil konsisten tahun ini dan keberhasilan menjadi juara di kelas Men Elite adalah yang pertama buat saya. Tambahan poin signifikan ini membuat saya naik ke posisi pertama klasemen sementara. Semoga saya bisa mempertahankan performa terbaik di seri terakhir nanti,” ujar Agung seusai lomba, Minggu (19/10/2026) sore.

​Dominasi rider Jawa Timur di kelas Men Elite kian lengkap setelah Yosi Saputra dari Blitar mengamankan posisi kedua dengan catatan waktu 2 menit 51,753 detik, disusul Putra Ganda Arrozak di podium ketiga dengan waktu 2 menit 54,902 detik.

​Tak kalah menyita perhatian, aksi spartan juga ditunjukkan srikandi downhill asal Lumajang, Milatul Khaqimah, di kategori Women Elite.

Membela tim Nukeproof Exess, Milatul tampil perkasa dan tanpa keraguan melibas lintasan Arjuno hingga berhasil membukukan waktu terbaik 3 menit 20,555 detik.

​Torehan poin sempurna dari Pasuruan ini makin mengokohkan takhta Milatul di puncak klasemen sementara Women Elite dengan akumulasi 400 poin.

Ia memimpin di depan Nilna Murni Ningtias yang menempati urutan kedua dengan catatan waktu 3 menit 23,474 detik serta Ayu Triya Andriana di posisi ketiga (3 menit 28,251 detik).

Aksi spartan ditunjukkan srikandi downhill asal Lumajang, Milatul Khaqimah, di kategori Women Elite.

​”Saya puas dengan performa sendiri di seri kedua dan sesuai target dengan menjadi juara. Sebagai perwakilan Jawa Timur, saya tentu bangga bisa menjadi yang terbaik di Arjuno Bike Park. Saya bertekad untuk kembali mengulanginya dan meraih gelar juara umum tahun ini,” kata Milatul penuh rasa percaya diri.

Berita Terkait :  Ribuan Atlet Wushu Ramaikan Kejurprov Jatim dan Open Nasional di Kota Kediri

​Kehadiran ajang bergengsi di kawasan pegunungan Pasuruan ini menjadi momentum penting bagi pembinaan atlet downhill nasional.

Kualitas medan Arjuno Bike Park yang sarat tantangan teknis terbukti ampuh menggembleng fisik dan mengasah keterampilan para atlet.

​Perwakilan 76 Rider selaku penyelenggara, Agnes C. Wuisan, mengungkapkan kepuasannya atas suksesnya gelaran perdana di Arjuno Bike Park.

Menurutnya, atmosfer persaingan yang tersaji sangat kompetitif dan memacu para atlet untuk melampaui batas kemampuan mereka.

​”Luar biasa, Putaran kedua 76 Ultimate Downhill ini benar-benar menantang dan kompetitif. Kejar-kejaran poin terjadi, terutama di kelas prestasi Men Elite maupun Women Elite. Karakter trek di Arjuno Bike Park menghadirkan tantangan yang sulit ditaklukkan. Semoga ini dimanfaatkan agar kemampuan atlet-atlet downhill kita semakin naik level,” kata Agnes.

​Dominasi di lereng Arjuno kini menjadi bekal berharga bagi para rider Jawa Timur.

Usai pertarungan sengit di Pasuruan, persaingan sengit berburu gelar juara umum akan mencapai puncaknya pada putaran final 76 Ultimate Downhill 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Ternadi Bike Park, Kudus, Jawa Tengah, pada 31 Oktober hingga 1 November mendatang.  [hil.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!