34.4 C
Sidoarjo
Monday, October 19, 2026
spot_img

Bupati Situbondo Gagas Kampus IPB University Situbondo Untuk Perkuat SDM dan Pertanian

Situbondo, Bhirawa – Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau Mas Rio menawarkan gagasan pendirian kampus IPB University di Kabupaten Situbondo. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menyatakan kesiapan menyediakan lahan sebagai langkah awal untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memperkuat pengembangan potensi pertanian, perkebunan, dan perikanan daerah.

Gagasan tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam Sarasehan Nasional bertajuk “Sinergi Perguruan Tinggi, Media dan Pemerintah Daerah untuk Pembangunan yang Berdampak” di Innopreneurship Center, IPB University, Dramaga, Bogor, Jawa Barat.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi perlu diarahkan pada langkah konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui kehadiran institusi pendidikan tinggi yang dapat mendukung pengembangan sektor agraris sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Situbondo dan kawasan sekitarnya.

“Kalau mau konkret, bikin kampus IPB University di Situbondo. Tadi disampaikan kampus paling jauh Sukabumi. Bagaimana orang dari wilayah Jawa Timur yang bercita-cita ke IPB? Dari Sulawesi, NTB, dan Bali juga bisa lebih dekat ke Situbondo karena kami sudah punya pelabuhan (Jangkar),” ujarnya .

Alumnus Universitas Jember (UNEJ) itu menegaskan, Pemkab Situbondo siap membicarakan penyediaan lahan apabila IPB University memiliki minat untuk mengembangkan kampus di wilayah tersebut. Menurutnya, terdapat dua alternatif lokasi yang dapat dipertimbangkan, yakni kawasan Gelung dan Besuki.

“Kami punya lahan di daerah Gelung sekitar lima hektare. Jadi, biar tidak hanya cerita, sudah konkret saja bikin kampus IPB di Situbondo. Entah kampus ke-7 atau ke berapa, yang penting ada kampus IPB di Situbondo. Banyak kok mahasiswa dari Situbondo yang kuliah di sini,” kata pria yang kini tengah menempuh pendidikan doktoral (S3) di Universitas Airlangga tersebut.

Berita Terkait :  Mulai Tahun 2025, Sekolah Bisa Cetak Ijazah Mandiri

Gagasan tersebut diharapkan dapat membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi generasi muda, khususnya mereka yang ingin mendalami bidang pertanian, peternakan, perikanan, sains, teknologi, dan ekonomi pertanian.

Selain mengusulkan kehadiran kampus IPB University, Mas Rio memaparkan komitmen Pemkab Situbondo dalam menyiapkan SDM unggul melalui program beasiswa pendidikan hingga jenjang doktoral atau S3.

Program tersebut tidak hanya menanggung biaya kuliah, tetapi juga biaya hidup bagi mahasiswa penerima beasiswa sesuai dengan skema yang disiapkan pemerintah daerah. Kebijakan ini ditujukan untuk memperluas kesempatan belajar bagi putra-putri Situbondo yang berprestasi.

“Menariknya, mahasiswa Situbondo itu beda dengan kabupaten lain. Mahasiswa kami tidak hanya ditanggung biaya kuliahnya, tetapi biaya hidupnya juga kami jamin,” ujar Mas Rio di hadapan civitas akademika IPB University.

Pemkab Situbondo juga mendorong kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi melalui nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU). Melalui kolaborasi tersebut, generasi muda daerah diharapkan memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi di bidang yang relevan dengan kebutuhan pembangunan.

“Kalau anak-anak muda Situbondo berprestasi, kami siapkan beasiswanya sampai S3. Risetnya ada, alamnya siap, SDM-nya ada. Tinggal bagaimana SDM ini kita konsolidasikan secara strategis untuk mengentaskan kemiskinan di Situbondo,” tegasnya.

Baginya, pendidikan tinggi merupakan salah satu instrumen penting untuk memutus rantai kemiskinan. Lulusan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya memperoleh gelar akademik, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan dan hasil riset untuk mengembangkan potensi ekonomi daerah.

Berita Terkait :  Suka Duka Dua Dokter UB Menjadi Relawan Jalur Gaza

Pengembangan SDM tersebut juga sejalan dengan upaya Pemkab Situbondo memperkuat regenerasi pelaku sektor agraris melalui program Komite Petani Muda, Akademi Tani Muda, dan Akademi Peternak Muda.

Ia menilai, sektor pertanian dan peternakan perlu menjadi pilihan profesi yang menjanjikan bagi generasi muda. Karena itu, pendidikan, pendampingan, pemanfaatan teknologi, dan pengembangan usaha perlu berjalan beriringan agar sektor tersebut semakin produktif dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tugas bupati adalah meyakinkan para lulusan pertanian untuk bangga bekerja di bidangnya. Misalnya, mengurus sawah dan ternak itu pekerjaan berwibawa,” ujarnya.

Lulusan pascasarjana (S2) Universitas Indonesia (UI) itu berharap semakin banyak generasi muda Situbondo yang mendalami sains, teknologi, agribisnis, pertanian, dan perikanan. Dengan dukungan pendidikan dan riset, potensi lokal diharapkan dapat diolah menjadi produk bernilai tambah, membuka peluang usaha, serta menciptakan lapangan kerja.

Sementara itu, Director Strategic, Partnership and Marketing IPB University, Dr. Alfian Helmi, menyampaikan bahwa masukan dan gagasan yang disampaikan Bupati Situbondo akan diteruskan kepada Rektor IPB University dan pihak terkait untuk ditindaklanjuti.

“Kami akan coba sampaikan dulu ke Pak Rektor dan kawan-kawan di IPB. Mudah-mudahan nanti bisa kita lihat seperti apa kemajuannya. Kawan-kawan juga akan coba ke sana supaya dapat melihat langsung,” katanya.

Mas Rio berharap sinergi antara Pemkab Situbondo dan perguruan tinggi dapat terus diperkuat, baik melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan SDM maupun penjajakan kerja sama pendidikan.

Berita Terkait :  Tradisi Jajanan Giri Kedaton Tetap Dilestarikan Masyarakat

Menurutnya, potensi alam dan sumber daya manusia yang dimiliki Situbondo perlu dikelola melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan. Dengan demikian, pendidikan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi ikut mendorong produktivitas sektor unggulan dan membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup.

Gagasan kampus IPB University di Situbondo kini menjadi salah satu usulan yang diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui komunikasi dan kajian bersama. Apabila memungkinkan untuk direalisasikan, kehadiran kampus tersebut berpotensi memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memperkuat hubungan antara riset perguruan tinggi dan pembangunan daerah.  [awi.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!