32.2 C
Sidoarjo
Sunday, October 18, 2026
spot_img

​Pimpin Tidar Situbondo, Khaerul Optimis Tambah Perolehan Suara dan Kursi Gerindra

Situbondo, Bhirawa

 Organisasi sayap Partai Gerindra, Tunas Indonesia Raya (Tidar) Kabupaten Situbondo, siap memasuki babak baru gerakan politiknya. Di bawah kepemimpinan Ketua PC Tidar Situbondo yang baru, Khaerul Rahman, Tidar bertekad untuk menjadi mesin penggerak dalam menambah perolehan suara serta raihan kursi legislatif bagi Partai Gerindra di Daerah Pemilihan (Dapil) Situbondo. 

 ​Khaerul Rahman mengungkapkan bahwa keberadaan Tidar sebelumnya sempat tidak aktif akibat berbagai faktor internal maupun situasi politik. Namun, seiring dengan kemenangan Partai Gerindra serta terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden, momen ini menjadi titik balik bagi Tidar untuk kembali bangkit dan bergerak aktif. 

 ​”Alhamdulillah, saya diberi mandat oleh pimpinan PP Tidar dan PD Tidar Jatim untuk menahkodai Tidar di Situbondo. Target kita adalah mendukung Prabowo dua periode hingga 2029 serta mengakomodasi sebanyak mungkin suara masyarakat,” tegas Khaerul Rahman. 

 ​Menanggapi perolehan kursi Partai Gerindra di Situbondo yang saat ini masih relatif, Khaerul memandangnya sebagai tantangan besar yang harus dijawab dengan kerja nyata. Menurutnya, Tidar siap diisi oleh kalangan muda yang memiliki visi, semangat, serta misi yang jelas. 

 ​”Kami sangat optimis. Ini adalah awal dari gerakan baru. Nanti akan ada gerakan kejutan yang inovatif dari teman-teman pemuda Tidar Situbondo. Kita akan fokus pada kegiatan yang berdampak langsung bagi kemajuan masyarakat dan daerah,” jelasnya. 

Berita Terkait :  KPK Periksa 10 ASN Pemkab Pekalongan di Polresta Pekalongan

 ​Guna mencapai target tersebut, aku  Khaerul, Tidar Situbondo akan rutin melakukan konsolidasi internal serta pendekatan langsung kepada masyarakat, khususnya kalangan marjinal dan warga yang membutuhkan bantuan.

 Hal ini sejalan dengan arahan serta cita-cita Presiden Prabowo Subianto.   ​”Prinsip kita sesuai dengan arahan pimpinan: kita harus berani membantu dan jangan sampai menjadi beban atau menyusahkan masyarakat,” tambah Khaerul. 

 ​Saat ini, kepengurusan Tidar terus diperkuat hingga tingkat DPC/PC dan ditargetkan dapat menjangkau lapisan masyarakat paling bawah di seluruh pelosok Indonesia, khususnya di wilayah Situbondo. Langkah ini diharapkan mampu memperkokoh basis pemilih muda untuk kejayaan Gerindra di masa mendatang. 

 Sementara itu, dr. Dwi Wijayanto, Sekretaris Tidar (Tunas Indonesia Raya) Provinsi Jawa Timur  membenarkan jika saat ini ada  kegiatan Pelatihan Tunas 1 dan Tunas 2 bagi calon pengurus baru Tidar tingkat cabang.

 Kegiatan ini, ujar Dwi,  bertujuan untuk membekali para kader muda dengan pemahaman mendalam mengenai organisasi dan politik. 

​Sekretaris Tidar Jatim, dr. Dwi Wijayanto, menjelaskan bahwa struktur organisasi Tidar terbagi menjadi tiga level, yakni pengurus cabang, pengurus daerah, dan pengurus pusat.

 “Khusus untuk tingkat cabang, Tidar Jatim mengkhususkan penyelenggaraan Pelatihan Tunas 1 dan Tunas 2.  Materi pelatihannya meliputi ke-Gerindraan, ketidaran, kewirausahaan, persidangan, pemberdayaan perempuan, hingga materi lokal. Ini adalah intisari awal bagi teman-teman pemuda daerah untuk masuk ke dalam kepengurusan Tidar di tingkat cabang,” ujar dr. Dwi Wijayanto, Minggu (18/10).

Berita Terkait :  Sebelum Diserahterimakan, Pansus Minta Pemkot Surabaya Cermati Kualitas Bangunan GSG Ambengan Batu

 ​Meskipun Ketua Pimpinan Pusat Tidar, berhalangan hadir secara langsung karena kesibukan lain, ia tetap menitipkan pesan penting agar kader-kader Tidar di daerah dapat terus belajar dan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan Gerindra. 

​ dr. Dwi juga menegaskan pentingnya peran pemuda dalam politik, mengingat kelompok muda merupakan mayoritas pemilih saat ini. ​”Dari pemudalah politik itu harus mulai bergerak. Karena kita merupakan pemilih atau persentase penduduk terbesar, maka kita harus bisa menggerakkan suara kita sendiri untuk Indonesia yang lebih maju,” tambahnya. 

 ​Dalam kesempatan yang sama, dr. Dwi memaparkan bahwa jenjang kaderisasi di Tidar dirancang secara berjenjang, mulai dari Tunas 1 dan 2 di tingkat cabang, Tunas 3 untuk tingkat daerah, hingga Tunas 4 yang dikhususkan bagi pengurus pusat. 

 “​Tercatat saat ini kepengurusan Tidar telah, atau sedang, merambah 38 provinsi di seluruh Indonesia serta memiliki 15 pengurus luar negeri. Bahkan, dalam waktu dekat Tidar juga akan menggelar musyawarah luar biasa (Musdalub) untuk pengurus luar negeri di Turki,” tambah Dwi.

 Menanggapi perkembangan Tidar di Kabupaten Situbondo, dr. Dwi  yang juga merupakan anggota OKK PP Tidar, menyampaikan apresiasinya. Ia berharap di bawah kepemimpinan calon ketua baru, Khaerul Rahman, Tidar Situbondo dapat semakin maju dan solid. 

 ​”Paling tidak untuk nantinya membantu Partai Gerindra dan Pak Prabowo di Situbondo guna menambah suara dan kursi di DPRD Kabupaten Situbondo,” pungkasnya.  awi.wwn

Berita Terkait :  Komisi D DPRD Surabaya Minta Mahasiswa Penerima Beasiswa Pemuda Tangguh Tak Ada yang Putus Kuliah

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!