28.9 C
Sidoarjo
Tuesday, October 13, 2026
spot_img

Rembuk Akur Warga 2026, Bupati Gresik Dorong Pemerataan Bansos Melalui Portal Perlinsos Digital

Gresik, Bhirawa – Pemerintah Kabupaten Gresik terus mendorong pemerataan penyaluran bantuan sosial melalui penguatan peran masyarakat dalam mengusulkan dan mengawal penerima manfaat. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Rembuk Akur Warga 2026 bertema Gresik Lebih Baik yang digelar di Gedung Olahraga Raden Kromo Widjojo, Kecamatan Sidayu, Selasa (13/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diperkenalkan dengan Portal Perlinsos Digital, layanan resmi Kementerian Sosial yang terintegrasi dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Layanan ini memudahkan masyarakat untuk mendaftar, memantau, serta mengajukan sanggahan terkait bantuan sosial secara mandiri.

Penggunaan IKD menjadi bagian penting dalam proses tersebut untuk memastikan keaslian identitas masyarakat. Karena itu, warga, termasuk penerima bantuan sosial, didorong untuk memiliki dan mengaktifkan IKD. Pemerintah Kabupaten Gresik juga menyediakan layanan aktivasi IKD melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan perlindungan sosial. Melalui program ini, warga diharapkan dapat berperan sebagai agen Perlinsos yang ikut mengusulkan calon penerima bantuan sesuai kebutuhan di lingkungan masing-masing.

“Bapak ibu semua nantinya akan menjadi agen Perlinsos. Panjenengan bisa ikut mengusulkan warga yang membutuhkan bantuan, termasuk untuk bantuan presiden,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Yani tersebut.

Ia menjelaskan, kesempatan untuk mengusulkan bantuan terbuka bagi seluruh warga. Dengan keterlibatan masyarakat, pemerintah berharap proses pendataan dapat menjangkau lebih banyak kelompok yang membutuhkan, sehingga bantuan sosial bisa disalurkan secara lebih merata dan tepat sasaran.

Berita Terkait :  Peran Aktif Babinsa Koramil Kedungadem Sukseskan Program TMMD Ke-129 Bojonegoro

Menurutnya, partisipasi warga dalam program ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan gotong royong untuk membantu sesama. Karena itu, peran sebagai agen Perlinsos dijalankan secara sukarela, tanpa imbalan.

“Perlu saya tegaskan, menjadi agen Perlinsos ini sifatnya sukarela. Tidak ada imbalan atau honorarium. Ini bentuk kepedulian kita bersama agar masyarakat yang membutuhkan bisa terjangkau bantuan,” tegasnya.

Melalui Rembuk Akur Warga 2026, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan sistem perlindungan sosial yang transparan, inklusif, dan merata. Dengan dukungan partisipasi aktif warga serta pemanfaatan Portal Perlinsos Digital, penyaluran bantuan diharapkan semakin tepat sasaran dan mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sejalan dengan semangat Gresik lebih baik. [eri.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!