Gresik, Bhirawa — Kekeringan mulai terasa mencekik di Kecamatan Balongpanggang. Sumber air semakin menyusut, tak hanya mengancam lahan persawahan, tetapi juga memenuhi kebutuhan paling mendasar warga sehari-hari. Di tengah tekanan tersebut, warga bersinergi bersama TNI dan pemerintah daerah, bergerak mencari sumber air sekaligus memastikan bantuan bersih sampai tepat sasaran.
Bantuan air bersih disalurkan ke Dusun Tanggulangin, Desa Ganggang, berjumlah enam truk — empat truk dari Pemkab Gresik dan dua truk dari Forum Zakat Daerah (FOZDA). Dengan penyaluran ini, total bantuan air yang diterima warga telah mencapai 14 truk. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB ini dihadiri langsung Bupati Gresik dr. H. Fandi Ahmad Yani, S.E., M.M., Camat Balongpanggang Nursalim, S.H., Ketua BPBD Gresik Sukadi, M.M., Ketua FOZDA Amin, S.Pd., unsur TNI–Polri, para kepala desa, serta masyarakat setempat.

Sementara itu, di Desa Tanahlandean, Babinsa Koramil 0817/09 Balongpanggang Serda Rochmad bersama warga bergotong royong menggali sumur resapan. Langkah ini diambil untuk menjaga cadangan air guna mendukung kelangsungan aktivitas pertanian di tengah keterbatasan sumber daya alam.
“Kami bersama masyarakat membuat sumur resapan agar ketersediaan air untuk persawahan tetap terjaga. Semoga bermanfaat dan mendukung para petani,” ujar Serda Rochmad.
Penyaluran air bersih pun berjalan tertib berkat pendampingan jajaran Koramil bersama unsur terkait. Kedatangan truk tangki disambut antusias warga yang sudah menantikan pasokan air untuk kebutuhan minum, memasak, hingga keperluan rumah tangga lainnya.
“Air bersih adalah kebutuhan utama masyarakat. Kami akan terus hadir membantu warga sesuai tugas dan kemampuan,” tegas Serda Rochmad.
Di tengah kekeringan yang kian menekan, kolaborasi lintas pihak dan semangat gotong royong menjadi tumpuan warga untuk tetap bertahan, memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menjaga kelangsungan pertanian di wilayahnya. [kim.kt]



