31 C
Sidoarjo
Monday, September 28, 2026
spot_img

Arumi Dorong Kriya Jatim Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

Pemprov Jatim, Bhirawa – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur Arumi Bachsin menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing produk kerajinan dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan pembinaan perajin serta keikutsertaan dalam berbagai pameran, baik berskala nasional maupun internasional. Menurut Arumi, langkah ini penting untuk memperluas akses pemasaran sekaligus mendorong kontribusi sektor kerajinan terhadap perekonomian daerah.

“Kami terus berkomitmen mengembangkan kualitas serta daya saing perajin di Jatim untuk meningkatkan perekonomian daerah sekaligus meningkatkan peran serta sektor UMKM,” kata Arumi seusai menghadiri pembukaan Pameran Kriyanusa Kerajinan Nusantara 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Sabtu (26/9/2026).

Dalam ajang Kriyanusa 2026, terdapat tujuh stan kerajinan dari kabupaten dan kota di Jawa Timur yang menampilkan produk unggulan masing-masing. Ketujuh daerah tersebut yakni Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pasuruan, Kota Surabaya, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Tuban.

Arumi menilai Kriyanusa bukan sekadar ajang untuk memamerkan produk kerajinan tangan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga warisan budaya, memperkuat identitas bangsa, serta mengembangkan sumber daya ekonomi kreatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Hal itu juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa pemerintah berkomitmen menjadikan ekonomi kreatif, termasuk sektor kerajinan, sebagai tulang punggung ekonomi rakyat,” ungkapnya.

Berita Terkait :  Disnakertrans Jatim Gandeng 10 LPK Perkuat Program Magang Kerja ke Jepang

Selain menjadi ruang promosi produk unggulan daerah, Kriyanusa 2026 juga menjadi wadah pembelajaran, kolaborasi, dan pertukaran praktik bagi Dekranasda dari seluruh Indonesia. Forum tersebut dinilai penting untuk memperkuat pembinaan terhadap perajin dan pelaku UMKM kriya di daerah.

“Kegiatan semacam ini menjadi ruang yang sangat baik bagi kami, para Ketua Dekranasda dari seluruh Indonesia, untuk saling bertukar pikiran, berbagi ide, inovasi, maupun pengalaman dalam membina para perajin dan pelaku UMKM di daerah masing-masing,” kata Arumi.

Ia menambahkan, berbagai praktik baik yang diperoleh dalam kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi Dekranasda Jawa Timur untuk menyusun program pembinaan yang lebih relevan dengan kebutuhan perajin dan perkembangan pasar.

“Banyak praktik baik yang bisa kami pelajari dan tentu menjadi inspirasi untuk terus memperkuat program pembinaan di Jawa Timur agar semakin relevan dengan kebutuhan perajin dan perkembangan pasar,” imbuhnya.

Ke depan, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh melalui Kriyanusa diharapkan dapat memperkuat pembinaan perajin di Jawa Timur. Penguatan tersebut mencakup pengembangan desain produk, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perluasan akses pemasaran, serta peningkatan kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kita mendorong perajin kita untuk mampu membawa karya mereka di kancah global. Mari bersama hadiri Kriyanusa 2026 untuk menjaga warisan budaya sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif,” jelas Arumi.

Berita Terkait :  Dihadiri Emil Dardak, BNNP Jatim Musnakan Narkoba di Pamekasan

Sementara itu, Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian mengatakan, Kriyanusa 2026 mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia.” Tema tersebut menekankan pentingnya kesinambungan dalam proses dan pengembangan produk kerajinan.

Menurut Tri, keberlanjutan berarti kegiatan kerajinan tidak berhenti pada satu siklus produksi, tetapi terus berkembang dengan memperhatikan isu lingkungan.

“Kriyanusa tahun 2026 ‘Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia’ dimaknai sebagai hasil kerajinan yang harus berkesinambungan. Artinya, siklusnya tidak berjalan sekali, melainkan siklus yang setiap hari bergerak dengan tetap memperhatikan isu lingkungan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Dekranas turut mendukung penerapan konsep ekonomi hijau atau eco economy dalam pengembangan sektor kerajinan.

Tri juga menyebutkan, peluang produk kerajinan Indonesia untuk menembus pasar global masih terbuka luas. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai serapan ekspor kerajinan Indonesia pada 2025 mencapai Rp20 triliun.

“Dekranas ingin membantu Dekranasda agar bisa meningkatkan segala aspek kerajinan, baik dari daya saing, kualitas, mutu, maupun kreativitas,” ungkapnya.

Karena itu, ia meminta para peserta memanfaatkan Kriyanusa 2026 sebagai kesempatan untuk mempromosikan produk binaan sekaligus bertemu dengan calon pembeli atau buyer.

“Kami membuka peluang lebih luas dengan memberi kesempatan untuk mengikuti lomba produk potensi terbaik karena produk mereka akan mendapatkan kesempatan pameran di dalam dan luar negeri,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bidang Promosi dan Humas Dekranas Indri Angga Prabowo mengatakan, Kriyanusa 2026 menunjukkan kehadiran negara dalam memastikan para perajin tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga dapat bersaing di pasar global.

Berita Terkait :  Anik Maslachah dan Wara Sundari, Duo Srikandi Pimpinan Sementara DPRD Jatim

Menurutnya, kegiatan tersebut menghadirkan ruang inspirasi dan interaksi yang mempertemukan perajin dengan masyarakat, pelaku usaha, serta mitra global.

“Kami percaya keberhasilan perajin kita adalah keberhasilan bangsa. Maka, kami mengajak masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, hadir dan mendukung untuk bangga menggunakan produk Indonesia,” tuturnya.

Pameran Kriyanusa 2026 berlangsung pada 26–30 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dekranas Selvi Rakabuming Raka.

Selain pameran, rangkaian Kriyanusa 2026 juga mencakup perlombaan dan pemilihan produk kriya potensial dari berbagai daerah sebagai upaya mendorong pengembangan kerajinan unggulan nasional. [aya.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!