32 C
Sidoarjo
Friday, September 18, 2026
spot_img

Tim Dayung Jatim Bakal Berlatih di Sungai Ngotok Mojokerto


Kota Mojokerto, Bhirawa – Sungai Ngotok di Kota Mojokerto berpeluang dikembangkan menjadi lokasi pemusatan latihan tim dayung Jawa Timur, termasuk untuk persiapan menghadapi kejuaraan nasional (Kejurnas) dan Pekan Olahraga Nasional (PON).

Peluang tersebut disampaikan Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) V Laksamana Muda TNI Ali Triswanto saat mengunjungi Kota Mojokerto, Kemarin (16/9).

Menurut Ali, kondisi Sungai Ngotok cukup mendukung untuk kegiatan latihan maupun perlombaan dayung. Sungai tersebut memiliki trek sekitar 2,5 kilometer yang relatif lurus, dengan kondisi air tenang dan arus yang tidak terlalu deras. “Di Kota Mojokerto ini banyak fasilitas untuk kegiatan olahraga, salah satunya Sungai Ngotok. Ke depannya tentunya bisa kita gunakan untuk latihan olahraga dayung,” kata Ali.

Ia menilai karakteristik Sungai Ngotok sangat mendukung untuk olahraga dayung, khususnya karena lintasannya relatif lurus serta kondisi air dan arus yang cukup tenang. “Kita lihat treknya lurus, airnya tenang, arusnya juga tidak begitu kencang. Ini sangat ideal untuk lomba dayung,” terangnya.

Dalam kunjungannya, Ali juga melihat langsung atlet dayung Kota Mojokerto yang tengah menjalani latihan untuk menghadapi kompetisi. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut dapat mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Kodaeral V, lanjut Ali, membuka peluang memanfaatkan Sungai Ngotok sebagai lokasi pemusatan latihan bagi tim-tim dayung Jawa Timur. Rencana tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Mojokerto.

Berita Terkait :  KONI Pusat Dorong KONI Jatim Jaring Atlet Potensial

“Ibu wali kota juga sudah mendukung. Misalkan nanti pemusatan latihan kita untuk kegiatan Kejurnas maupun PON, Ibu Wali sudah bersedia menjadikan tempat ini untuk kita latihan tim-tim kita di Jawa Timur,” kata Ali.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan Pemkot Mojokerto siap bersinergi dengan Kodaeral V untuk mengembangkan Sungai Ngotok sebagai kawasan olahraga dayung.

“Kami ingin fasilitas yang sudah tersedia di Sungai Ngotok ini dapat dimanfaatkan secara optimal, tidak hanya untuk atlet Kota Mojokerto, tetapi juga untuk pembinaan atlet di tingkat Jawa Timur maupun nasional,” tutur Ning Ita, sapaan akrab Ika Puspitasari.

Menurutnya, optimalisasi Sungai Ngotok juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan kawasan Taman Bahari Majapahit (TBM). Semakin banyak kegiatan latihan dan kejuaraan yang digelar, semakin besar pula peluang tumbuhnya aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

“Ketika nantinya semakin banyak kegiatan latihan maupun kejuaraan yang digelar di sini, tentu akan ada aktivitas ekonomi yang tumbuh. Ini menjadi peluang bagi UMKM dan masyarakat sekitar untuk ikut mengambil manfaat dari pengembangan kawasan,” katanya.

Sungai Ngotok sendiri sebelumnya telah menjadi lokasi sejumlah kegiatan olahraga dayung. Salah satunya Bahari Majapahit Dragon Boat Carnival yang diikuti tim-tim dayung dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Selain itu, Sungai Ngotok juga menjadi arena Kejurprov Dayung Piala Gubernur Jawa Timur yang diikuti sekitar 350 atlet dari 12 kabupaten/kota. Dengan dukungan pemerintah daerah dan Kodaeral V, Sungai Ngotok diharapkan dapat semakin optimal dimanfaatkan sebagai fasilitas olahraga sekaligus menjadi salah satu lokasi pembinaan dan pemusatan latihan atlet dayung Jawa Timur. [oky.wwn]

Berita Terkait :  Taklukkan Bank BJB 3-1 Pertamina Petik Kemenangan Kedua Musim Ini

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!