Buka Posko Dukungan Psikososial
Oleh:
Rachmat Caesar, Kota Surabaya
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim memastikan terus memantau proses evakuasi korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Emil Elestianto Dardak, Senin (14/9/2026).
“Fokus kita kepada penyelamatan. Kami terus berkoordinasi apa yang kira-kira diperlukan sebagai dukungan dari pemerintah daerah,” jelasnya.
Dukungan tersebut salah satunya dilakukan melalui Jatim Social Care (JSC) Dinas Sosial (Dinsos) Jatim dengan membuka posko Layanan Dukungan Psikososial (LDP) di Pelabuhan Tanjung Perak. Layanan yang mulai dibuka sejak Senin (14/9/2026) itu disiapkan untuk mendampingi korban maupun keluarga yang masih menunggu proses evakuasi dan kedatangan korban.
Kepala Dinsos Jatim, Dra Restu Novi Widiani mengatakan, keberadaan JSC di lokasi juga untuk memastikan kebutuhan korban asal Jatim dapat tertangani.
“Kami hadir untuk memastikan korban asal Jatim dapat tertangani dengan baik, sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga yang masih menunggu kedatangan korban,” ujarnya.
Pendampingan dilakukan tidak hanya di Pelabuhan Tanjung Perak. Tim JSC juga memberikan dukungan kepada keluarga korban yang menunggu di Bandara Juanda, termasuk membantu proses kepulangan jenazah hingga ke rumah duka.
Untuk korban yang meninggal dunia, JSC Dinsos Jatim turut memfasilitasi proses pemulasaran dan pemakaman. Hingga Rabu (16/9/2026), empat jenazah telah tiba di Jawa Timur dan masing-masing dipulangkan ke daerah asal, yakni Surabaya, Malang, Kediri dan Pamekasan.
Novi mengatakan, pendampingan akan disesuaikan dengan kebutuhan keluarga selama proses penanganan berlangsung.
“Pendampingan akan terus kami lakukan sesuai kebutuhan, termasuk dalam proses pemulangan jenazah hingga ke rumah duka. Kami juga memastikan keluarga mendapatkan dukungan selama proses penanganan ini,” katanya.
Sebagai informasi, proses evakuasi masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan. Hingga Rabu (16/9/2026), sebanyak 114 korban telah dievakuasi, dengan 108 orang dinyatakan selamat dan enam orang meninggal dunia, sedangkan 129 orang lainnya masih dalam tahap pencarian. [rac.gat]


