29 C
Sidoarjo
Wednesday, September 16, 2026
spot_img

Gubernur: Jadikan Jawa Timur Pusat Peradaban Dunia, Resmikan Museum Mega Science Center Kota Batu


Kota Batu, Bhirawa – Gubernur Jatim, H Khofifah Indar Parawansa meresmikan Museum Mega Science Center dan Budaya (MMSCB) Kota Batu, Rabu (16/9). Melalui museum yang berada di Jawa Timur Park (JTP) 1 ini, Gubernur mengajak menjadikan Jawa Timur sebagai pusat peradaban dunia.

Melalui MMSCB atau lebih akrab disebut Museum Mega Sains menjadi awal menjadikan STEM (Science, Technologi, Enginering, Matematic) telah mampu disajikan dalam bentuk kegiatan yang menyenangkan. Dengan datang ke museum, semua orang terutama para pelajar bisa melaksanakan kegiatan berlatar STEM secara semangat dan menarik.

“Di Museum Mega Science Center dan Budaya di Kota Batu ini, kegiatan pembelajaran STEM atau Science, Technologi, Enginering, Matematic yang bisa disajikan secara menyenangkan ini bisa menjadi awal pengembangan peradaban di Jawa Timur,” ujar Khofifah dalam arahannya, Rabu (16/9).

Iapun mengaku telah mempelajari buku ilmuwan terkemua India bahwa peradaban yang berawal sari Timut Tengah, Eropa, dan Asia bisa membuka peluang menjadikan Asia pusat perkembangan peradaban saat ini. Kemudian di Asia yang berpeluang besar menjadi negara pusat peradaban adalah Indonesia.

“Dan di Indonesia sendiri pusat peradaban bisa dibawa ke Jawa Timur dimana kita memilih sejarah peradaban Majapahit,” jelas Khofifah. Jika hal itu akan dilakukan maka Pemprov Jatim siap untuk mendukung upaya tersebut.

Merespon arahan Gubernur Khofifah, Direktur Jatim Park Group, Rio Imam Sunjdojo mengaku siap untuk terus mengembangkan keberadaan Museum Mega Sains ini. Artinya, semua alat peraga sains yang ada akan terus ditambah dan dikembangkan.

Berita Terkait :  Resmikan Museum Mega Science Center Kota Batu, Khofifah Ajak Jadikan Jawa Timur Pusat Peradapan Dunia

“Memang saat ini masih trial opening dimana museum ini belum seratus persen. Ke depan kita akan terus menyempurnakan keberadaan museum ini dan menambah alat- alat peraga sains, sesuai dengan arahan ibu Gubernur (Khofifah-red),” ujar Rio.

Pihaknya siap menyediakan wahana- wahana untuk pembelajaran yang meliputi science, technologi, enginering, matematic. Hal ini akan menjadikan museum ini menjadi media pengetahunan sekaligus pembelajaran STEM yang bisa meningkatkan semangat belajar bagi para pengunjung.

Kondisi ini akan menjadikan wahana pembelajaran yang tersedia di Museum Mega Sains akan sesuai dengan kebutuhan pendidikan. Karena itu pula dalam peresmian kemarin, pihaknya membagikan sebanyak 2000 tiket gratis kepada para pelajar di Jawa Timur.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai langsung memberikan apresiasi. “Untuk gratis ini kita prioritaskan kepada pelajar Malang Raya, baru kemudian kita sebarkan kepada palajar di daerah lain di Jawa Timur,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pendirian Museum Mega Sains ini telah memberikan wahana untuk pembelajaran dan pengembangan ilmu pengetahuan. Karena di sini tidak hanya mempertontonkan obyek- obyek ilmu pengetahuan, tetapi juga proses dari ilmu pengetahuan itu sendiri. Salah satunya proses terkiat terjadinya Tsunami dan robot.

“Kita berharap dengan adanya Museum Mega Sains ini bisa memberikan kesempatan bagi pelajar atau murid- murid kita untuk lebih memahami berkaitan dengan ilmu pengetahuan yang dipelajari di sekolah,” tandas Aries. [nas.wwn]

Berita Terkait :  Pemkot Malang Pastikan Pendampingan Santri Korban Musibah Ponpes Al Khoziny

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!