28 C
Sidoarjo
Tuesday, September 15, 2026
spot_img

Wagub Emil Buka Muscab XI Hiswana Migas Surabaya: Sinergi Jaga Stabilitas Pasokan Energi Jatim

Pemprov Jatim, Bhirawa – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) XI Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Surabaya, Senin (14/9/2026) di Shangri-La Hotel Surabaya.

Dalam kesempatan itu, Wagub Emil menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Pertamina, dan Hiswana Migas untuk menjaga ketepatan sasaran dan stabilitas pasokan energi di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Wagub Emil menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota DPC Hiswana Migas Surabaya atas dedikasi mereka dalam menjaga kelancaran distribusi energi di Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya.

Menurutnya, energi telah menjadi kebutuhan primer yang sangat menentukan keberlangsungan aktivitas rumah tangga, transportasi, logistik, hingga dunia usaha. Karena itu, Hiswana Migas menempati posisi strategis dalam rantai pasok energi karena para anggotanya berhadapan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Banyak yang menganggap pasokan energi yang lancar sebagai sesuatu yang wajar. Padahal, tata kelola logistik dan rantai pasok energi di lapangan merupakan proses yang sangat kompleks dan penuh tantangan. Di sinilah Hiswana Migas memiliki peran yang sangat penting,” ujar Emil.

Wagub Emil juga menjelaskan bahwa ketersediaan energi menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Jawa Timur. Pada Semester I 2026, ekonomi Jawa Timur tumbuh 5,84 persen secara kumulatif. Pada Triwulan II 2026, lapangan usaha Pengadaan Listrik dan Gas juga mencatat pertumbuhan yang kuat sebesar 16,86 persen secara tahunan.

Berita Terkait :  Bank Jatim Berharap Bisa Tingkatkan Ekonomi Sekitar

“Sektor energi yang stabil terbukti efektif meredam gejolak inflasi dan mencegah timbulnya efek spekulatif yang berpotensi mengganggu perekonomian daerah,” tuturnya.

Di sisi lain, Emil menuturkan bahwa tantangan yang dihadapi oleh pemerintah, Pertamina, dan Hiswana Migas tidak sekadar menjaga ketersediaan, tetapi juga ketepatan sasaran energi bersubsidi. Ditambah dengan kondisi geopolitik global dan nasional saat ini turut menjadikan komoditas energi primer semakin sensitif, terutama ketika ada selisih harga yang cukup jauh antara produk komersial dan produk energi bersubsidi.

“Dinamika harga tersebut juga memicu dorongan bagi kelompok yang seharusnya tidak berhak, untuk beralih menggunakan produk energi bersubsidi. Sehingga memerlukan pengawasan ekstra di tingkat penyalur,” terang Emil Dardak.

Oleh sebab itu, Wagub Emil menegaskan bahwa jaminan pemerintah pusat dalam menjaga harga BBM bersubsidi seperti Pertalite tetap stabil hingga akhir tahun harus diimbangi dengan disiplin ketat agar tidak membebankan ruang fiskal negara secara berlebihan. Jika anggaran fiskal tidak dijaga secara terukur, pemerintah dapat menghadapi kesulitan dalam membiayai sektor-sektor prioritas lain seperti pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.

Reaktualisasi Peran Hiswana Migas

Pembukaan Muscab XI DPC Hiswana Migas Surabaya dihadiri oleh jajaran pimpinan DPP Hiswana Migas, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Dinas ESDM Jatim, serta seluruh peserta musyawarah.

“Maksud reaktualisasi peran Hiswana Migas dalam tema hari ini artinya akan diidentifikasi melalui Muscab ini masukan dan saran agar kedua pihak bisa bekerja sama lebih baik lagi,” terang Wagub Emil.

“Tentu kita dorong pelaksanaan sistem pengendalian dan pembatasan pembelian seperti Subsidi Tepat, serta memotivasi masyarakat bawah dan pelaku UMKM agar terdaftar secara resmi sebagai penerima yang sah,” imbuhnya.

Berita Terkait :  Manufacturing Surabaya 2024, Menginspirasi Pertumbuhan Industri dan Ekonomi Indonesia Timur

Di akhir, Wagub Emil menyampaikan harapan besar agar forum ini nantinya dapat melahirkan rekomendasi serta evaluasi konstruktif bagi seluruh pemangku kepentingan. Melalui reaktualisasi ini, Pemprov Jatim berharap kerja sama antara Pemda, Pertamina, dan Hiswana Migas dapat terus diperkuat untuk memastikan produk bersubsidi maupun non-subsidi dapat terdistribusi dengan lancar dan berkualitas.

“Banyak masalah di lapangan yang harus kita tangani bersama. Dengan komunikasi yang baik Insya Allah dengan kerjasama yang baik, kita bisa menjawab tantangan ini,” pungkas Wagub Emil.

Pembukaan Muscab XI DPC Hiswana Migas Surabaya ditandai secara resmi oleh Wagub Emil dan dihadiri oleh jajaran pimpinan DPP Hiswana Migas, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Dinas ESDM Jatim, serta seluruh peserta musyawarah. [aya.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!