Petugas Polsek Karangbinangun dan medis memberikan perawatan terhadap bayi yang baru ditemukam. suprayitno/bhirawa.
Pemkab Lamongan, Bhirawa – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menjenguk bayi laki – laki yang sebelumnya ditemukan warga di sebuah bekas warung makan di Jalan Raya Deket – Karangbinangun, Desa Blawi, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan.
Bayi laki laki yang ditemukan dalam kardus saat ini dalam kondisi sehat dan mendapatkan perawatan di RSUD dr Soegiri Lamongan. Dalam kunjungan tersebut, Bupati yang didampingi sang istri, Anis Kartika, memberikan nama “Rayyan” kepada sang bayi
Saat menjenguk di RSUD dr. Soegiri Lamongan, Bupati Yuhronur mengungkapkan rasa syukur atas kondisi kesehatan bayi yang stabil dan sehat setelah ditangani oleh tim medis.
“Hari ini saya berserta istri, Anis Kartika , menjenguk seorang bayj laki – laki yang sebelumnya ditemukan oleh warga dalam sebuah kardus di depan warung di wilayah Kecamatan Karangbinangun. Setelah dicek oleh tim medis di rumah sakit, Alhamdulillah bayinya sehat dan kondisinya sangat baik ,” ujar Bupati Lamongan Yuhronur Efendi .
Bupati Yuhronur juga menjelaskan alasannya memberikan nama Rayyan kepada bayi tersebut.
“Saya berikan nama Rayyan sebuah nama yang memiliki arti salah satu pintu surga. Maksudnya , mudah – mudahan kelak bayi ini menjadi pintu rezeki , pintu keberkahan , dan pintu kebaikan bagi masa depannya. Semoga kelak dia menjadi pribadi yang baik yang didambakan banyak orang , serta tumbuh menjadi anak yang sehat dan kuat,” ungkapnya.
Terkait proses adopsi, Bupati Yuhronur menyampaikan bahwa sudah ada beberapa warga yang mengajukan keinginan untuk mengadopsi. Namun, seluruh prosedur harus tetap berjalan sesuai dengan regulasi dan hukum yang berlaku. Ia juga membebaskan orang tua angkatnya kelak jika ingin menambahkan atau menyesuaikan nama lengkap bayi tersebut.
“Apa yang terjadi pada Rayyan menjadi pengingat bagi kita semua bahwa anak adalah amanah. Mereka tidak pernah meminta untuk dilahirkan, tetapi mereka berhak mendapatkan perlindungan, kasih sayang, dan masa depan yang layak,” tegas Yuhronur. [yit.hel].


