31 C
Sidoarjo
Friday, September 11, 2026
spot_img

Wali Kota Kediri Minta Jaga Sportivitas di Bahlil Minisoccer U-17


Kediri, Bhirawa – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mendorong pemain muda tidak sekadar mengejar kemenangan dalam kompetisi olahraga. Sportivitas dan pembentukan karakter dinilai menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet usia muda.

Hal itu disampaikan Vinanda saat membuka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya yang digelar DPD Partai Golkar Jawa Timur di Inzia Minisoccer Kediri, Kamis (10/9).

Kompetisi yang berlangsung 10-11 September tersebut diikuti 16 tim tingkat SMA/SMK sederajat dari Kota Kediri, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Nganjuk.

Vinanda mengapresiasi pelaksanaan turnamen yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkompetisi sekaligus mengasah kemampuan. “Menurut saya turnamen ini sangat penting karena anak-anak muda butuh ruang untuk berkompetisi, mengasah kemampuan, membangun pertemanan dan sportivitas,” ujarnya.

Ia berpesan agar peserta tetap rendah hati ketika meraih kemenangan dan tidak mudah menyerah saat mengalami kekalahan. Para pemain juga diminta terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan.

“Semoga melalui kegiatan ini kita bisa memiliki ekosistem olahraga yang semakin kuat. Tidak hanya menghasilkan prestasi tetapi juga membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, percaya diri dan sportif,” tegas Vinanda.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Arif Fathoni mengatakan, minisoccer dapat menjadi sarana menanamkan nilai kepemimpinan dan kerja sama tim kepada generasi muda.

Menurutnya, kompetisi tidak hanya menjadi tempat menguji kemampuan bermain, tetapi juga melatih peserta mengambil keputusan dan menjalankan peran dalam sebuah tim. “Jaga terus nilai-nilai sportivitas. Kita semua membawa nama baik masing-masing. Tunjukkan kualitas permainan yang baik, karena sepak bola modern menggunakan pikiran juga tidak semata-mata menggunakan kaki,” ucapnya.

Berita Terkait :  Jatim Kirim 60 Atlet Terbaik ke Kejurnas Woodball

Arif juga menekankan pentingnya kemampuan untuk dipimpin. Pemain harus bersedia mendengarkan arahan kapten maupun pelatih karena seorang pemimpin juga harus mampu menjadi pribadi yang bersedia dipimpin.

Ia berharap kompetisi tersebut dapat melahirkan pemain muda berprestasi yang mampu membawa nama baik daerah, Jawa Timur hingga Indonesia. [van.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!