Gresik, Bhirawa. – Harga beras di Kabupaten Gresik terpantau stabil, Satgas Pangan Polres Gresik bersama sejumlah instansi terkait turun langsung ke Pasar Baru Gresik, Selasa (8/9) pagi. Sidak untuk memastikan harga, ketersediaan stok, keamanan, dan mutu beras yang beredar di pasaran.
Sidak dipimpin Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Mohammad Prasetyo, didampingi Kanit III Pidsus Iptu Komang Andhika Haditya bersama jajaran Satgas Pangan. Pengawasan melibatkan Dinas Pertanian, Diskoperindag, Dinas Perekonomian, Dinas PTSP Kabupaten Gresik, serta jajaran Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya.
Petugas menyisir sejumlah agen dan pedagang beras di Pasar Baru Gresik, diantaranya Toko Edi Jaya, Toko Aisiyah, Toko H Saroah dan Toko Hariyadi. Pemeriksaan difokuskan pada harga jual, ketersediaan stok, serta kondisi dan mutu beras.
Hasilnya, harga beras premium masih bertahan di kisaran Rp14.900 per kilogram. Sedangkan beras program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), dijual sekitar Rp12.000 per kilogram.
Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Mohammad Prasetyo, mewakili Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, memastikan kondisi perberasan di wilayah Gresik masih aman. Stabilitas harga juga dinilai masih berada dalam ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET), yang ditetapkan pemerintah.
”Hasil pengecekan langsung di Pasar Baru Gresik menunjukkan harga beras, baik premium maupun SPHP, relatif stabil dan sesuai dengan ketentuan HET yang ditetapkan pemerintah. Ketersediaan stok juga dipastikan aman,” ujar Mohammad Prasetyo.
Sidak tidak hanya untuk memantau pergerakan harga, tetapi juga menjadi langkah preventif untuk mencegah praktik yang berpotensi merugikan konsumen. Pengawasan dilakukan untuk memastikan masyarakat, memperoleh beras dengan harga wajar dan kualitas yang layak.
Satgas Pangan juga mewaspadai potensi penimbunan dan spekulasi harga yang bisa memicu gejolak harga di tingkat konsumen. Karena itu, monitoring terhadap harga dan distribusi pangan akan dilakukan secara berkala.
”Pengawasan akan terus dilakukan bersama instansi terkait untuk memastikan pasokan dan harga pangan tetap terkendali,” tegasnya.
AKP Mohammad Prasetyo menegaskan, dengan kondisi harga dan stok yang masih aman. Satgas pangan memastikan kebutuhan beras masyarakat Gresik, sejauh ini tidak mengalami gangguan. Pemantauan lapangan akan terus diperketat sebagai upaya menjaga stabilitas pangan, dan melindungi masyarakat dari permainan harga maupun distribusi. [kim.fen]


