Situbondo, Bhirawa – Lebih dari tiga hari ini sejumlah SPBU di daerah di Tapal Kuda mengalami antrean panjang konsumen yangmembeli BBM. Dilaporkan wartawan Bhirawa antrean panjang di SPBU terjadi di daerah Situbondo , Bondowoso dan Jember .
Antrean panjang berbagai jenis kendaraan hingga Selasa (8/9) mewarnai pemandangan di SPBU Panji, Kabupaten Situbondo, selama empat hari terakhir ini. Pemicunya diduga akibat keterlambatan pengiriman Bahan Bakar Minyak dari armada tangki distributor.
Salah satu petugas SPBU ketika dikonfirmasi membenarkan warga Situbondo yang mengantre mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM jenis Pertalite yang kerap kosong di pengisian. Sementara itu, stok Pertamax juga terbilang langka dan cepat habis begitu pasokan tiba di lokasi.
Kondisi tersebut memaksa para pengendara roda dua maupun roda empat harus mengantre lama demi mendapatkan bahan bakar.
Menurut dia, keterlambatan pengiriman armada tangki pengangkut dari Surabaya dan Banyuwangi menjadi pemicu utama tersendatnya pasokan. Hal tersebut berdampak langsung pada kekosongan stok di SPBU yang terjadi berulang dalam beberapa hari terakhir.
“Hingga saat ini, antrean panjang kendaraan masih terlihat memadati area SPBU Panji. Masyarakat berharap pihak terkait segera menyelesaikan kendala distribusi tersebut agar pasokan BBM di wilayah Situbondo kembali normal,” harapnya.
Sementara di Bondowoso kKepadatan antrean kendaraan terjadi di sejumlah SPBU, di antaranya SPBU Nangkaan, SPBU Tamansari, hingga SPBU Maesan dan lainnya. Kondisi tersebut dipicu keterlambatan suplai logistik akibat adanya hambatan dalam proses distribusi BBM.

Merespons situasi tersebut, Polres Bondowoso melalui jajaran Polsek bergerak langsung ke lapangan. Selain melakukan pengaturan dan pengamanan antrean, petugas juga membagikan air minum kepada pengendara yang tengah menunggu giliran mengisi BBM.
Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo, melalui Kasi Humas Iptu Boby Dwi Siswanto mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk perhatian dan empati Polri terhadap masyarakat yang harus menunggu lama dalam antrean.
“Langkah ini kami lakukan untuk membantu menjaga kondisi fisik para pengendara di tengah cuaca panas, sekaligus menciptakan suasana antrean yang tetap kondusif,” ujar Iptu Boby, Selasa (8/9).
Selain memberikan air minum, personel kepolisian juga mengingatkan pengendara agar tetap tertib selama berada di jalur antrean. Warga diminta tidak memarkir kendaraan hingga memakan badan jalan karena dapat mengganggu arus lalu lintas dan memicu kemacetan.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying. Warga diminta tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan.
Aksi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran polisi di tengah antrean dinilai bukan hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menunjukkan kepedulian secara langsung kepada warga yang sedang menghadapi situasi antrean panjang.
Hingga Selasa (8/9/2026) sore, situasi di sejumlah SPBU wilayah Kabupaten Bondowoso terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Polres Bondowoso memastikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan untuk menjaga ketertiban sekaligus mencegah kepadatan antrean berkembang menjadi gangguan lalu lintas maupun situasi yang tidak diinginkan. [awi.san.gat]


