27 C
Sidoarjo
Sunday, September 6, 2026
spot_img

Pembangunan Jembatan Bokwedi Rampung, Siap Dibuka Umum 10 September 2026

DPRD Kota Pasuruan, Bhirawa. – Komisi III DPRD Kota Pasuruan memastikan proyek pembangunan Jembatan Bokwedi telah rampung 100 persen dan siap difungsikan secara penuh mulai Kamis (10/9) mendatang. Kepastian ini diperoleh usai jajaran dewan melakukan peninjauan lapangan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan, Jumat (4/9).

Ketua Komisi III DPRD Kota Pasuruan, M Suci Mardiko, menyampaikan peninjauan tersebut merupakan inspeksi mendadak (sidak) terakhir untuk memastikan kesiapan fisik bangunan serta kelayakan teknis jembatan sebelum resmi beroperasi.

Seluruh rangkaian pengujian, termasuk uji beban dan uji layak jalan telah diselesaikan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPPJN) bersama pihak pelaksana proyek. “Ini sidak terakhir sebelum tanggal 10 dibuka untuk umum. Semua uji beban dan uji layak jalan sudah dilakukan. Masa kontrak berakhir 9 September, jadi insyaallah tidak akan molor lagi,” ujar Suci saat ditemui di lokasi proyek.

Dengan dioperasikannya Jembatan Bokwedi, skema rekayasa lalu lintas di wilayah Kota Pasuruan akan dikembalikan ke rute semula. Kendaraan berbobot besar atau truk tidak lagi diperkenankan melintasi jalur alternatif di kawasan Jalan Gatot Subroto maupun jalur selatan.

Guna mengantisipasi perubahan arus tersebut, Komisi III DPRD Kota Pasuruan telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan untuk menyiapkan pengawasan dan perambuan di titik-titik krusial. “Ke depan tidak boleh lagi ada truk yang masuk lewat Gatot Subroto atau jalur selatan. Wajib dialihkan pada jalur seperti semula,” jelas Suci.

Berita Terkait :  Kenal Pamit Kapolres Madiun, Bupati Tegaskan Pentingnya Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah

Tak hanya memulihkan kelancaran arus lalu lintas, pengerjaan ulang Jembatan Bokwedi juga difokuskan pada upaya mitigasi banjir. Elevasi jembatan kini dirancang lebih tinggi ketimbang struktur lama guna memperlancar debit aliran sungai di bawahnya.

Kendati demikian, Suci menekankan optimalisasi penanggulangan banjir masih memerlukan langkah lanjutan berupa normalisasi sungai oleh Balai Wilayah Sungai (BWS). Di samping penyesuaian ketinggian jembatan, terdapat pula wacana peninggian perlintasan rel kereta api di sekitar lokasi.

Namun, kewenangan teknis terkait perlintasan tersebut sepenuhnya berada di bawah ranah PT Kereta Api Indonesia (Persero). “Selesainya pengerjaan Jembatan Bokwedi diharapkan dapat mengurai penumpukan kendaraan yang selama ini terjadi di sejumlah jalur alternatif selama masa perbaikan berlangsung,” tambah Suci.[hil.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!