31 C
Sidoarjo
Wednesday, August 26, 2026
spot_img

Gus Yahya Jelaskan Mekanisme Usulan AHWA di Lokasi Pendaftaran Muktamar

Jombang, Bhirawa – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) dapat membuat surat usulan calon Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) langsung di lokasi pendaftaran Muktamar NU ke-35, sebelum melakukan registrasi.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, usai meninjau proses pendaftaran peserta Muktamar NU ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Rabu (26/6/2026).

Meski pembuatan surat usulan dapat dilakukan di tempat registrasi Gus Yahya mengingatkan bahwa keabsahan dokumen tersebut harus berdasarkan aturan yang berlaku.

“Area pendaftaran ini sudah steril. PWNU, PCNU, dan PCINU bisa membuat surat usulan calon AHWA di sini, tapi tetap harus ditandatangani oleh Rais dan Katib. Dan distempel,” kata Gus Yahya.

Gus Yahya meneruskan, setelah surat usulan selesai dibuat dan ditandatangani sesuai ketentuan, berkas tersebut wajib langsung diserahkan kepada panitia dalam wadah yang tertutup.

 “Kemudian langsung dimasukkan ke dalam kotak suara dengan amplop tertutup,” jelasnya.

Gus Yahya juga menyaksikan langsung Rais Syuriyah PCNU Jombang, KH Achmad Hasan menjadi peserta pertama yang memasukkan amplop berisi surat usulan calon AHWA ke dalam kotak suara di area registrasi.

Selain memantau mekanisme pengusulan AHWA, Gus Yahya melakukan registrasi kepesertaan Muktamar NU ke-35 di Aula KH Jamaluddin Ahmad Center, Pondok Pesantren Bahrul Ulum didampingi Wakil Ketua Umum PBNU, Amin Said Husni.

Berita Terkait :  Cagub Risma Janji Selesaikan Banjir Tahunan di Kota Pasuruan

Usai melakukan registrasi, Gus Yahya meninjau sejumlah lokasi yang akan digunakan selama forum tertinggi NU tersebut.

Dalam tinjauannya, dia memberikan pengarahan kepada Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar NU ke-35, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq beserta jajaran panitia dan among tamu.

“Panjenengan (anda) semua ini mewakili bukan hanya PBNU, tapi Jam’iyah Nahdlatul Ulama, dan sekaligus panjenengan semua mewakili Kiai Abdul Wahab Chasbullah sebagai tuan rumah dari Muktamar ini. Maka khidmah panjenengan sesungguhnya adalah khidmah yang luar biasa nilainya,” tuturnya.

Gus Yahya mengimbau seluruh pihak yang terlibat untuk senantiasa mengingat jasa dan spirit para pendiri pesantren tersebut.

“Maka dalam setiap keberadaan kita di tengah-tengah muktamar ini, jangan sampai kita lupa bahwa di sini bersama-sama kita ada Mbah Hasbullah, ada Mbah Syihah, ada Mbah Wahab, dan para masyaikh Tambakberas yang lain Mbah Hamid, Mbah Fattah, dan lain-lain,”  lanjutnya.

Mengutip ajaran Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari, Gus Yahya menegaskan pentingnya menjaga keutuhan dan tujuan organisasi selama Muktamar berlangsung.

“Karena ini adalah jam’iyatu adlin wa aman wa ishlahin wa ihsan. Ini jam’iyah yang memperbaiki. Maka tidak boleh ada sedikit pun tindakan yang berpotensi merusak, karena jam’iyah ini adalah jam’iyah yang memperbaiki,” tegasnya.

Proses registrasi peserta dari unsur PWNU, PCNU, dan PCINU telah dipusatkan di MTs Bahrul Ulum sejak pukul 10.00 WIB.

Berita Terkait :  Peringati Hari Buruh Internasional, DPRD Surabaya Minta Pengusaha Utamakan Keseimbangan Hak Pekerja

Muktamirin dari berbagai daerah tercatat mulai mendatangi lokasi untuk menyelesaikan tahapan administrasi kepesertaan.

Muktamar NU ke-35 berlangsung di Tambakberas, Jombang. Pembukaan Muktamar NU ke-35 akan dilaksanakan pada Kamis (27/8/2026) pukul 15.00 WIB di Lapangan Untung Suropati Tambakberas. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dalam pembukaan tersebut. [rif.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!