Kota Batu, Bhirawa – Tim E-Sport Kota Batu, SDES RAPPZYY meraih prestasi membanggakan di ajang nasional. Sebagai Duta Polda Jatim ini meraih Juara 3 Nasional dalam even bergengsi Kapolri CUP tahun 2026. Prestasi ini diraih setelah Tim E-Sport Kota Batu mengalahkan tim dari Polda Sulawesi Selatan.
Tim SDES RAPPZYY merupakan atlet-atlet di bawah binaan ESI (E-Sports Indonesia) Kota Batu. Tim yang telah mengharumkan Jawa Timur khususnya Polda Jatim terdiri dari lima orang yang mahir dalam bermain e-sport. Mereka yaitu, Kapten Tim Al Hazby Lazuardy Yahya, Rava Dwika Hengky (MVP), Randy Putra Adriansyah, Miraclint Jayden Clayvando, dan M Marfiano Putra Attala.
“Kami sangat bersyukur atas kemenangan ini dan berterima kasih atas dukungan dan doa warga Kota Batu,” ungkap Fahresa Maulana, Ketua Harian E-Sport Kota Batu, Selasa (11/8/2026).
Ia menjelaskan bahwa tantangan terbesar dalam mengikuti kejuaraan ini adalah mental. Karena vibes Kapolri Cup sangat berbeda. Hal ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar ESI Kota Batu karena tim dari Kota Batu ini adalah yang termuda di antara provinsi yang lain.
“Secara persiapan kami sudah sangat maksimal. Hanya waktu semifinal kami sudah sangat lelah karena 1 hari bertanding sampai 5 kali,” jelas Fahresa.
Diketahui, sebelum menuju Kapolri Cup, Tim E-Sport Kota Batu terlebih dulu berjaya Piala Kapolda Jatim. Tim perwakilan Polresta Batu ini membuktikan ketangguhannya dalam dalam ajang Piala E-Sport Kapolda Jawa Timur 2026. Mereka sukses menyabet gelar juara pertama setelah dalam babak final menumbangkan Tim Polres Jember.
Kapolresta Batu, AKBP Aris Purwanto melalui Kabag Humasnya, Iptu Huda Rohman mengatakan kemenangan dalam kejuaraan E-Sport yang berlangsung di Mapolda Jawa Timur ini, membuat Tim Polresta Batu yang bernama SDES RAPPZYY berhak membawa pulang trofi bergengsi tingkat provinsi.
“Dan yang lebih membanggakan, kemenangan ini juga mengantarkan SDES RAPPZYY menjadi duta Jawa Timur untuk berlaga di Turnamen E-Sports tingkat nasional memperebutkan piala Kapolri Cup 2026,” ujar Huda.
Huda menegaskan bahwa kemenangan ini merupakan bukti nyata kuatnya sinergi antara kepolisian, organisasi olahraga, dan komunitas di Kota Batu. Sinergitas ini telah mampu membangun ekosistem digital yang sehat dan kompetitif bagi generasi muda di Kota Wisata ini.
Sementara dalam perjalanan menuju podium tertinggi di tingkat Jatim, SDES RAPPZYY harus melalui kompetisi yang sengit. Sebelum melangkah ke tingkat Polda, SDES RAPPZYY terlebih dahulu membuktikan kualitasnya dengan menjadi kampiun dalam “Kapolres Batu E-Sport Competition”.
Turnamen ini merupakan kerja sama antara Polres Batu dan ESI (E-Sports Indonesia) kota setempat yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Dalam kompetisi tingkat daerah tersebut, SDES RAPPZYY berhasil menyisihkan 19 tim peserta lainnya.
Ketangguhan SDES RAPPZYY ini berlanjut hingga ke babak kualifikasi tingkat provinsi di Surabaya. Mereka mampu menembus babak delapan besar hingga akhirnya mendapatkan tiket ke partai final. Di partai penentuan ini SDES RAPPZYY juga mampu mendominasi hingga akhirnya berhasil menyabet gelar juara.
“Keberhasilan ini adalah sejarah bagi perkembangan E-sports di Kota Batu sekaligus membuktikan bahwa pembinaan atlet muda yang dilakukan secara berkelanjutan akan bisa bersaing dan mampu membuahkan hasil optimal,” tandas Huda. [nas.kt]


