Situbondo, Bhirawa – Atlet woodball andalan Kabupaten Situbondo, bernama Eka Candra, sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Tergabung dalam tim nasional (timnas) Indonesia, Eka berhasil membawa pulang satu medali emas dan satu medali perunggu pada ajang Woodball World Cup 2026 yang digelar di Perlis, Malaysia.
Kejuaraan bergengsi tersebut diikuti oleh atlet-atlet tangguh dari 13 negara. Selain menyumbang medali, Eka Candra juga menorehkan performa gemilang dengan menempati peringkat kelima pada salah satu nomor pertandingan individu yang diikutinya.
Atas prestasi luar biasa tersebut, Pemerintah Kabupaten Situbondo bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Situbondo memberikan apresiasi tinggi berupa bonus pembinaan. Reward uang tunai sebesar Rp 15 juta diserahkan langsung oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, kepada Eka Candra di Pendopo Rakyat Situbondo.
Prosesi penyerahan ini didampingi oleh Ketua Harian KONI Situbondo, Nusa Aldera, serta Ketua Pengcab Woodball Situbondo, Tizar. Usai menyerahkan penghargaan, Bupati Situbondo yang akrab disapa Mas Rio mengungkapkan rasa bangganya. Ia mengenang kembali momen saat Eka berpamitan sebelum bertolak ke Malaysia.
“Eka kemarin sempat pamit untuk mengikuti kejuaraan dunia woodball di Malaysia. Ini luar biasa, karena warga Situbondo ikut piala dunia dan berhasil mendapat medali emas. Karena dia pemain Timnas dan pulang membawa kebanggaan ke Situbondo, kita bersama teman-teman KONI memberikan penghargaan senilai 15 juta rupiah ini,” ujar Mas Rio.
Mas Rio juga berpesan agar Eka memanfaatkan bonus yang diterima dengan bijak demi masa depannya. “Saya pesan sama dia, uangnya ditabung. Atau kalau tidak, gunakan untuk keperluan yang bagus dan bermanfaat untuk masa depan. Jangan buat main-main atau hal yang macam-macam,” tambah Mas Rio.
Bupati Mas Rio kembali menegaskan bahwa pencapaian Eka Candra tidak hanya membanggakan Kabupaten Situbondo, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia. Dia berharap kesuksesan ini mampu memicu semangat generasi muda lainnya di Situbondo untuk berprestasi di tingkat dunia.
Sementara itu, Eka Candra menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah Daerah. “Alhamdulillah, terima kasih atas perhatian dari Bupati Situbondo, Mas Rio, kepada saya,” ujar Eka Candra.
Saat ditanya mengenai pemanfaatan bonus tersebut, Eka mengaku tidak ingin menghamburkannya. Ia memilih menyisihkan uang tersebut sebagai investasi masa depan. “Rencana uang reward sebesar Rp15 juta ini akan diinvestasikan jangka panjang untuk ke depannya,” ungkap Eka.
Usai mencetak prestasi gemilang di tingkat dunia, Eka tidak ingin berpuas diri. Ia langsung mengalihkan fokusnya untuk menghadapi kompetisi besar berikutnya yang sudah di depan mata. “Sebentar lagi ada kompetisi Indonesia Open di Bali, tanggal 18 sampai 22 Agustus 2026,” ungkap Eka.
Menjelang bergulirnya ajang tersebut, Eka mematok target tinggi. Berbekal pengalaman dan mental juara dari Malaysia, ia optimis bisa kembali memberikan performa terbaiknya bagi Situbondo dan Indonesia. “Menjelang Indonesia Open Woodball, kami sangat optimis bisa kembali meraih juara,” pungkas Eka. [awi.wwn]


