27.2 C
Sidoarjo
Thursday, August 6, 2026
spot_img

UKWMS Kukuhkan Tiga Guru Besar, Perkuat Riset Ketahanan Pangan hingga Farmasi


Surabaya, Bhirawa – Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) menambab tiga Guru Besar dari Fakultas Teknologi Pertanian, Fakultas Teknik, dan Fakultas Farmasi, Rabu (5/8).

Para Guru Besar antara lain Prof. Ignatius Srianta, S.TP., MP., bidang Mikrobiologi Pangan, lalu Prof. Ir. Dian Retno Sari Dewi, ST., Ph.D., IPM., bidang Supply Chain Engineering, dan Prof. Dr. apt. Lannie Hadisoewignyo, S.Si., M.Si., pada bidang Teknologi Farmasi Sediaan Solida.

Rektor UKWMS, apt. Sumi Wijaya, S.Si., M.Si., Ph.D., mengatakan penambahan profesor merupakan langkah strategis kampus perkuat daya saing riset sekaligus menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Mengukuhkan tiga Guru Besar sekaligus dalam bidang ketahanan pangan, efisiensi rantai pasok, dan teknologi industri farmasi, dapat memberikan kontribusi nyata untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa,” katanya.

Lanjut Sumi berharap tambah guru besar ini semakin meneguhkan komitmen UKWMS sebagai institusi Pendidikan Tinggi yang berkontribusi dan berdampak bagi bangsa, secara khusus, dapat memanfaatkan kekayaan alam Indonesia, diakses, dan dirasakan langsung oleh masyarakat Indonesia.

Guru besar Bidang Teknologi Farmasi Sediaan Solida Prof. Dr. apt. Lannie Hadisoewignyo, S.Si., M.Si., menceritakan pada penelitian pemanfaatan sumber daya alam, khususnya kulit pisang, dimana selama ini dibuang atau dianggap limbah organik, ternyata dapat diolah menjadi bahan bermutu farmasi.

“Limbah kami kembangkan dua hal, pertama eksipien atau bahan tambahan multifungsi yang berperan sebagai pengikat, pengisi, dan penghancur pada pembuatan tablet, Kedua, ekstrak kulit pisang sangrai yang pada uji praklinis menunjukkan potensi sebagai antidepresan,” tuturnya.

Berita Terkait :  Perkuat Mental Anak di Era Digital Pemkot Mojokerto Sosialisasi PAAREDI

Prof Lannie menambahkan lahir inovasi yang tidak ada dalam rencana, yaitu minuman serbuk kulit pisang sangrai dengan merek “Ini Kopi Kupi”, Kategori produknya sudah diakui dalam Peraturan BPOM No. 13 Tahun 2023 tentang Kategori Pangan.

“Di engah penelitian, melihat tumpukan serbuk kulit pisang sangrai di laboratorium justru memunculkan ide baru, saya membayangkannya seperti bubuk kopi, setelah itu dicoba diseduh, aromanya sangat harum, situlah kami mulai menyusun formulasi minuman,” Imbuhnya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!