Jombang, Bhirawa – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang menggelar Pelatihan Keterampilan Kerja (Inkubasi Bisnis IKM Rosting Kopi) di Kafe Viaipi Jombang, Senin (3/8/2026).
Kegiatan ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala Disdagrin Kabupaten Jombang, Anjik Eko Saputro, SH, M.Si. Sejumlah peserta yang mayoritas adalah para generasi milenial mengikuti kegiatan ini dengan antusias.
Kepala Disdagrin Kabupaten Jombang, Anjik Eko Ssaputro SH, M.Si menjelaskan, kegiatan ini terlaksana atas dukungan anggaran dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2026.
Kepala Disdagrin Kabupaten Jombang menyampaikan, hari ini melihat perkembangan dunia usaha yang semakin dinamis dan kompetitif, banyak bermunculan usaha-usaha di bidang kopi, baik di Jombang maupun luar Jombang.
Di mana hal tersebut merupakan potensi ekonomi yang luar biasa, sehingga pelaku usaha dituntut untuk terus meningkatkan daya saing melalui inovasi, peningkatan kualitas produk, serta pemanfaatan teknologi.
“Oleh karena itu, diperlukan berbagai upaya pembinaan dan pendampingan guna meningkatkan kapasitas usaha, daya saing produk, serta keberlanjutan pengembangan IKM,” kata dia.
Untuk itu, kepada para peserta pelatihan, Kepala Disdagrin Kabupaten Jombang berpesan agar mereka memanfaatkan pelatihan ini sebagai sarana untuk menimba pengetahuan dari narasumber yang didatangkan oleh panitia.
“Manfaatkan kesempatan mengikuti program yang difasilitasi secara gratis oleh panitia penyelenggara. Adik-adik optimalkan pelatihan ini, banyak bertanya kepada narasumber, bagaimana cara rosting kopi dan lain sebagainya, menggali informasi mengenai teknik proses rosting kopi, teknik pengolahan, pengemasan, serta strategi pemasaran produk kopi,” tutur Kepala Disdagrin Kabupaten Jombang.
Kepala Disdagrin Kabupaten Jombang juga berharap agar pelatihan ini memberikan manfaat bagi para peserta. Dengan begitu, ilmu yang diperoleh peserta dapat digunakan sebagai modal dalam berusaha.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang berharap kegiatan ini dapat bermanfaat,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Desa Tondowulan, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Untung mewakili Kepala Desa Tondowulan.
Untung menyampaikan dan berharap, pelatihan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) seperti ini dapat membawa perubahan pola pikir maju para generasi muda, untuk berwirausaha daripada memilih bekerja menjadi pekerja di pabrik.
Dia juga menyampaikan pesan, seberapa besar dan kuat sebuah usaha, faktor yang mempengaruhi salah satunya adalah faktor jaringan.
“Semakin banyak koneksi semakin besar peluang usaha ikta kita. Jangan segan-segan untuk bergaul, baik yang seprofesi maupun tidak seprofesi dari profesi bidang lain,” tutur Untung.
Lebih lanjut dia juga berpesan, mempertahankan agar para pembeli tetap datang membeli barang yang kita jual adalah hal yang lebih sulit dibandingkan mendatangkan mereka untuk membeli barang sekali saja. [rif.kt]


