Kabupaten Madiun, Bhirawa – Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, HM menerima Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) STAINU (Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama) Madiun di Ruang Eka Kapti, Puspem Kab. Madiun, Selasa (21/7/2026). Sebanyak 58 mahasiswa ini akan mengikuti KPM selama 1 bulan, mulai 21 Juli sampai 21 Agustus 2026, di 5 Desa, yakni Desa Jatirejo, Plumpungrejo, Bancong Kec. Wonoasri dan di Desa Luworo, Ngengor Kec. Pilangkenceng.
Sebagaimana sambutan Ketua STAINU Madiun, Anwar Sholeh Azarkoni, SHI MH bahwa KPM merupakan kuliah ekstra bagi mahasiswa sebagai implementasi pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah ke lapangan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Saya mohon (mahasiswa KMP), belajar dan belajarlah. Ilmu di dunia akademis, dan ilmu yang di lapangan sangat berbeda. Ikutilah KPM dengan sebaik-baiknya. Ini bekal panjenengan untuk belajar, agar setelah lulus menjadi orang yang bermanfaat.,” pesan Ketua STAINU Madiun seraya berucap terimakasih kepada Pemkab. Madiun.
Wakil Bupati Madiun, dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada STAINU Madiun yang melaksanakan KMP di Kabupaten Madiun. Menurutnya, Kabupaten Madiun sering menjadi tujuan dari KPM, seperti dari UNS, UNAIR, dan biasanya juga dari UGM.
“Prinsipnya, ilmu yang didapat dibangku kuliah akan aplikasikan ke masyarakat dengan kondisi riil. Tolong bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan niat ibadah,” pinta Mas Pur sapaan akrab Wakil Bupati Madiun.
Wakil Bupati Madiun menjelaskan bahwa dirinya bersama Bupati adalah abdi negara dan pelayan masyarakat yang memiliki tugas pokok utama, diantaranya, mengatasi pengangguran, berupaya mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya, memastikan Pendidikan minimal 12 tahun bagi warganya, mengupayakan masyarakatnya memiliki rumah layak huni, dan kecukupan bahan pokok.
Dalam acara itu, turut hadir, Kepala Bapperida Kab. Madiun, Sodik Hery Purnomo, SSi, Pengasuh Ponpes Salafiyah Al Basyariyah Kenongorejo, KH Mustaqim Basyari selaku Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim, Ketua STAINU Madiun, Anwar Sholeh Azarkoni, SHI MH dan para dosen pendamping. [dar.wwn]


